Comscore Tracker

Dari Sekcam hingga Jadi Bupati, Berikut Perjalanan Karier Taufan Gama

Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang berpulang

Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang tutup usia, Senin (22/4). Bupati yang sudah menjabat dua periode itu meninggal pada usia 55 tahun.

Jenazah saat ini masih berada di Rumah Sakit Colombia Asia Medan. Dari sumber yang dihimpun, Taufan meninggal sekira pukul 18.50 WIB

“Iya benar. Kami dapat kabar sekitar pukul 19.00 WIB,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin, via sambungan telepon.

Taufan Gama sudah dua periode menjadi Bupati Asahan, namun perjalanan kariernya di pemerintahan tidaklah mudah. Berikut tentang perjalanan karier Taufan Gama.

1. Menikah 27 tahun lalu dan memiliki lima orang anak

Dari Sekcam hingga Jadi Bupati, Berikut Perjalanan Karier Taufan GamaIDN Times/istimewa

Taufan Gama Simatupang lahir di Kisaran, Asahan pada 28 Agustus 1963

Orangtuanya (Alm) H. Abdulmanan Simatupang dan (Almh) Hj. Fatimah Harahap

Sekitar 27 tahun lalu ia menikahi Winda Fitrika dan dikarunia lima anak. Yaitu Sesvianda Fatma Yuliandari S, Namira Rahma S, Nurfatimah Aprilianda S, Siti Aisyah S, dan bungsu Imam Akbar Abdulmanan S.

Baca Juga: [BREAKING] Bupati Asahan Mangkat, Gubernur Edy: Semoga Husnul Khatimah

2. Kuliah S-1 di Fakultas Sospol Universitas Darma Agung Medan

Dari Sekcam hingga Jadi Bupati, Berikut Perjalanan Karier Taufan GamaIDN Times/Istimewa

Berikut Riwayat Pendidikan Taufan Gama:

1975 SD Negeri Tanjung Balai
1979 SMP Yaspendar II Medan
1982 SMA Harapan Medan
1988 S1 Sospol UDA Medan
2004 S2 Magister Administrasi Publik UMA Medan

Ia juga menempuh pendidikan nonformal sebagai berikut:
Kursus Pimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Angk VIII Tahun 1993.
Forum Orientasi Camat dan Pengelola Pembangunan Perkotaan Tahun 1995.
ADUMLA (Administrasi Umum Lanjutan) Tahun 1996.
Pembekalan Tugas Camat Tahun 1996.
PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Tahun 1997
P-4 Tahun 1997.
SPAMA Tahun 1998

3. Taufan bekerja sebagai Sekwilcam Kecamatan Talawi

Dari Sekcam hingga Jadi Bupati, Berikut Perjalanan Karier Taufan GamaIDN Times/Istimewa

Usai tamat kuliah, Taufan bekerja sebagai Sekwilcam Kecamatan Talawi tahun 1991. Ini adalah karier pertamanya di pemerintahan.

Setelah dua tahun, ia mengikuti kursus Pimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Angk VIII Tahun 1993.

Sepulang dari kursus, ia menjabat Pjs. Camat Air Batu Tahun 1994. Lalu menjadi Pj. Camat Lima Puluh tahun 1995.

Dua tajun berselang iapun mendapat posisi Pj. Asisten I Tata Pemerintahan Setda Dati II Asahan tahun 1997 kemudia menjadi Pj. Kadis Perindustrian Dati II Asahan Tahun 1999

Ia juga pernah menjadi Sekretaris KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Asahan Tahun 2003 s/d 2005.

4. Pernah menjadi wakil bupati dan bupati sementara

Dari Sekcam hingga Jadi Bupati, Berikut Perjalanan Karier Taufan GamaIDN Times/Istimewa

Taufan Gama Simatupang yang biasa di sebut Buya Taufan GS istilah lain dijawa kiai adalah Wakil Bupati Asahan periode 2005-2010.

Ia pernah menjabat sebagai Bupati sementara di Asahan menggantikan Bupati sebelumnya, Risuddin. Tetapi kemudian ia kembali menjadi Wakil Bupati setelah Risuddin menjabat kembali sebagai Bupati Asahan.

Buya termasuk Tokoh masyarakat menjadi Pimpinan Umum PMDU (pondok pesantren Daar Al Uluum)Asahan.

 

5. Memenangkan Pilkada pada tahun 2010 dan 2015

Dari Sekcam hingga Jadi Bupati, Berikut Perjalanan Karier Taufan GamaIDN Times/Istimewa

Buya Taufan memenangkan pemilu kepala daerah (pilkada)Asahan 2010-2015 yang didukung oleh beberapa partai besar yang mendukungnya.

Pada Tahun 2015 ia kembali mencalonkan diri menjadi Bupati Asahan dan berpasangan dengan Surya yang mendapatkan dukungan sembilan parpol, yakni Golkar, PPP, PAN, PKPI, PDI Perjuangan, PKS, Nasdem, PBB dan Demokrat.

Taufan Gama kembali dipercaya rakyat Kabupaten Asahan pada Pilkada 2016 lalu dan keluar sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Asahan dan pada tahun 2016. 

Iapun dilantik menjadi Bupati Asahan untuk periode yang kedua kalinya (2016-2021).

Namun sayang, sebelum masa kepemimpinannya berakhir, ia menghembuskan napas terakhir di RS Columbia Asia Medan pada Senin (22/4) pukul 18.50 WIB.

Baca Juga: [BREAKING] Histeris, Istri Bupati Asahan Dibopong Keluar Rumah Sakit

Topic:

  • Arifin Alamudi

Just For You