Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Warga Sumut Gelar Doa Lintas Agama untuk Korban Bencana NTT dan Flores
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara menggelar Doa Lintas Agama (Dok. Kemenag Sumut)
  • Kanwil Kemenag Sumut menggelar doa lintas agama dan resepsi HUT ke-81 RI di Medan, dihadiri perwakilan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
  • Para tokoh agama mendoakan warga terdampak bencana di NTT dan Flores agar diberi ketabahan, kesehatan, kesembuhan, serta kemudahan menjalani pemulihan dan membangun kembali kehidupan.
  • Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi mengajak masyarakat menjaga kerukunan, persatuan, dan keharmonisan, sekaligus menguatkan warga NTT dan Flores yang menghadapi musibah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (20/8/2026)

Kanwil Kemenag Sumatra Utara menggelar doa lintas agama dan resepsi HUT ke-81 Republik Indonesia di Mini Hall Kanwil Kemenag Sumut. Enam tokoh agama mendoakan masyarakat terdampak bencana di NTT dan Flores serta mengajak menjaga kerukunan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kanwil Kementerian Agama Sumatra Utara menggelar doa lintas agama dan resepsi HUT ke-81 Republik Indonesia, termasuk doa bagi masyarakat terdampak bencana alam di NTT dan Flores.
  • Who?
    Enam tokoh agama, Syafrizal Bancin, Ahmad Qosbi, serta keluarga besar Kanwil Kemenag Sumut mengikuti kegiatan tersebut. Tokoh agama mewakili Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Mini Hall Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara, Medan.
  • When?
    Doa lintas agama dan resepsi digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026, dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
  • Why?
    Kegiatan dilaksanakan untuk mempererat kerukunan antarumat beragama, menyampaikan syukur atas kemerdekaan Indonesia, serta mendoakan dan menguatkan warga yang terdampak bencana di NTT dan Flores.
  • How?
    Enam tokoh agama memanjatkan doa bersama bagi korban bencana, sementara Kanwil Kemenag Sumut mengadakan resepsi HUT RI dan menyampaikan ajakan menjaga persatuan, keharmonisan, serta kepedulian sosial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Medan, enam pemuka agama berkumpul untuk berdoa bersama. Mereka mendoakan orang-orang di NTT dan Flores yang kena bencana. Mereka juga merayakan ulang tahun Indonesia yang ke-81. Ahmad Qosbi mengajak semua orang tetap rukun, bersatu, dan saling menguatkan saudara di NTT dan Flores.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pertemuan enam tokoh agama dalam doa bagi warga NTT dan Flores memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang kepedulian bersama. Kehadiran perwakilan berbagai keyakinan, rasa syukur atas kemerdekaan, dan perhatian pada pemulihan korban menegaskan semangat persaudaraan yang dirawat Kanwil Kemenag Sumatra Utara melalui kebersamaan serta pelayanan kepada masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Warga Sumatra Utara menggelar Doa Lintas Agama sekaligus Resepsi Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Mini Hall Kanwil Kemenag Sumut, pada Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri enam tokoh agama yang mewakili enam agama di Indonesia, yakni Arifin, mewakili agama Islam; Erapparnenge Tenta Manik mewakili agama Kristen; Pastor Paulus Halek Bere mewakili agama Katolik; Dr. Matha Riswan mewakili agama Hindu; Y.M. Bhiksu Aggasara Mahastha Vira mewakili agama Buddha; serta J.S. Kristie Tampinongko mewakili agama Konghucu.

1. Momentum untuk mempererat kerukunan antarumat beragama

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara menggelar Doa Lintas Agama (Dok. Kemenag Sumut)

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut, Syafrizal Bancin, selaku Ketua Panitia menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kerukunan antarumat beragama sekaligus menguatkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.

"Dalam kegiatan ini, Kanwil Kemenag Sumut mengundang tokoh-tokoh agama yang mewakili umat Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Para tokoh agama akan bersama-sama membawakan doa lintas agama, khususnya untuk mendoakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di NTT dan Flores," ujar Syafrizal.

2. Doa untuk korban bencana NTT dan Flores

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara menggelar Doa Lintas Agama (Dok. Kemenag Sumut)

Dalam rangkaian doa lintas agama, para tokoh agama secara khusus memanjatkan doa untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di NTT dan Flores. Doa dipanjatkan agar seluruh korban diberikan ketabahan, kekuatan, kesehatan, serta kesembuhan lahir dan batin.

Masyarakat yang terdampak juga diharapkan diberikan kemudahan dalam melewati masa pemulihan dan membangun kembali kehidupan mereka.

"Keluarga besar Kanwil Kemenag Sumut menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Perayaan tersebut menjadi bentuk rasa cinta terhadap tanah air sekaligus penghormatan atas perjuangan para pahlawan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan," kata Syafrizal.

Melalui doa yang dipanjatkan, seluruh tokoh agama turut menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemerdekaan yang telah dianugerahkan kepada bangsa Indonesia melalui keberanian, pengorbanan, dan keteguhan para pahlawan.

"Semangat kemerdekaan ini hendaknya dapat kita wujudkan secara nyata melalui pelayanan kepada masyarakat. Kementerian Agama akan terus memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara," lanjutnya.

3. Ajakan menjaga kerukunan

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara menggelar Doa Lintas Agama (Dok. Kemenag Sumut)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara, Ahmad Qosbi menyampaikan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya di Sumatra Utara, untuk terus bergandeng tangan dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan keharmonisan.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai sebuah perayaan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di tengah keberagaman masyarakat.

"Kita harus terus bergandeng bahu untuk menjalin kerukunan, persatuan, dan keharmonisan. Peringatan hari kemerdekaan ini juga menjadi wadah bagi kita semua untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan," ungkap Ahmad Qosbi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menguatkan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah di NTT dan Flores.

"Di momen perayaan kemerdekaan ini, mari sama-sama kita meneguhkan hati saudara kita di sana agar jauh lebih kuat. Semoga seluruh harapan dan doa kita menyertai setiap langkah kebangkitannya," pungkas Ahmad Qosbi.

Kegiatan Doa Lintas Agama dan Resepsi HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut menjadi simbol kebersamaan keluarga besar Kementerian Agama Sumatra Utara dalam merawat keberagaman, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan semangat kemerdekaan melalui kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.

Editorial Team

Related Article