Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Kompak Tak Lapor LHKPN Periodik 2025

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Kompak Tak Lapor LHKPN Periodik 2025
Amsakar Ach,mad (kiri) bersama Li Claudia Chandra (kanan) (Dok: Diskominfo Batam)
Intinya Sih
  • Amsakar Achmad dan Li Claudia resmi dilantik memimpin Batam periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada 20 Februari 2025.
  • Laporan LHKPN menunjukkan kekayaan Amsakar meningkat dari Rp4,01 miliar pada 2023 menjadi Rp6,91 miliar dalam laporan awal menjabat tahun 2026 tanpa catatan utang.
  • Hingga akhir 2025, baik Amsakar maupun Li Claudia belum menyampaikan laporan periodik LHKPN tahun pelaporan 2025 ke KPK sesuai batas waktu yang ditetapkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Batam, IDN Times - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, wakilnya dalam kepemimpinan daerah, Li Claudia Chandra, belum tercatat menyampaikan LHKPN sejak awal masa jabatan hingga laporan periodik tahun pelaporan 2025.

Amsakar bersama Li Claudia resmi dilantik memimpin Batam untuk periode 2025-2030 pada, Kamis (20/2/2025) di Jakarta. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Data yang dipublikasikan melalui portal e-LHKPN milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat adanya peningkatan nilai kekayaan Amsakar sejak masih menjabat sebagai wakil pimpinan daerah hingga awal masa jabatannya saat ini.

Namun demikian, dalam sistem e-LHKPN tidak tercatat adanya laporan periodik tahun pelaporan 2025 yang seharusnya disampaikan paling lambat 31 Desember 2025. Laporan terbaru yang tersedia justru merupakan laporan khusus awal menjabat yang disampaikan pada awal 2026.

Di sisi lain, Li Claudia juga belum tercatat menyampaikan LHKPN awal menjabat dan laporan periodik tahun 2025 pada portal yang sama. Dengan demikian, data kekayaan terakhir yang dapat diakses publik masih merujuk pada laporan yang disampaikan sebelum ia dilantik memimpin Batam bersama Amsakar.

1. LHKPN Amsakar 2023-2024: Kekayaan naik dari Rp4,01 Miliar menjadi Rp5,82 miliar

IMG-20260223-WA0000.jpg
Wali Kota Batam yang juga menjabat Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (Dok: Diskominfo Batam)

Dalam laporan periodik tahun pelaporan 2023 yang disampaikan pada 18 Januari 2024, Amsakar Achmad yang saat itu menjabat Wakil Wali Kota Batam melaporkan total kekayaan sebesar Rp4.012.681.702.

Komposisi kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp3,65 miliar di Batam. Ia juga melaporkan kendaraan Toyota Yaris tahun 2013 senilai Rp75 juta, harta bergerak lainnya Rp86,1 juta, serta kas dan setara kas Rp435,7 juta.

Dalam laporan tersebut masih tercatat utang sebesar Rp234 juta.

Setahun kemudian, dalam laporan periodik tahun pelaporan 2024 yang disampaikan pada 14 Januari 2025, total kekayaan Amsakar meningkat menjadi Rp5.829.583.118.

Kenaikan tersebut antara lain berasal dari peningkatan nilai tanah dan bangunan menjadi Rp4,52 miliar serta kas dan setara kas yang naik menjadi Rp1,15 miliar. Dalam laporan ini tidak lagi tercatat utang.

2. LHKPN awal menjabat 2025: Kekayaan Amsakar tembus Rp6,91 Miliar

WhatsApp-Image-2026-03-09-at-13.47.48-2048x1152.jpeg
Wali Kota Batam yang juga menjabat Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (Dok: Humas BP Batam)

Setelah menjabat sebagai Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan laporan khusus awal menjabat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi pada 29 Januari 2026.

Dalam laporan tersebut, total kekayaannya tercatat Rp6.910.737.715.

Jika dibandingkan dengan laporan periodik tahun pelaporan 2024, nilai kekayaan Amsakar meningkat sekitar Rp1,08 miliar.

Kenaikan tersebut antara lain berasal dari peningkatan nilai tanah dan bangunan menjadi Rp5,2 miliar, harta bergerak lainnya Rp434 juta, serta kas dan setara kas Rp1,24 miliar.

Sementara itu, kendaraan Toyota Yaris tahun 2013 yang dimilikinya tercatat bernilai Rp30 juta dalam laporan terbaru tersebut. Dalam laporan ini juga tidak tercantum adanya utang.

3. LHKPN periodik 2025: Amsakar dan Li Claudia kompak belum melapor

WhatsApp Image 2026-03-15 at 13.23.05.jpeg
Tangkapan layar LHKPN Amsakar Achmad dan Li Claudia (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

Meski demikian, pada portal e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi tidak tercatat adanya laporan periodik tahun pelaporan 2025 atas nama Amsakar Achmad yang seharusnya dilaporkan hingga 31 Desember 2025.

Laporan yang tersedia pada awal 2026 merupakan laporan khusus awal menjabat, bukan laporan periodik tahunan.

Kondisi serupa juga terlihat pada Wakil Wali Kota Batam yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Data terakhir LHKPN yang tercatat di portal tersebut masih merujuk pada laporan tahun pelaporan 2024 yang disampaikan saat ia menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan.

Dalam laporan tersebut, total kekayaan Li Claudia tercatat Rp17.648.520.858, yang terdiri dari tanah dan bangunan Rp10,375 miliar, kendaraan Rp1,715 miliar, harta bergerak lainnya Rp235 juta, serta kas dan setara kas Rp5,32 miliar.

Hingga kini, belum terdapat laporan LHKPN tahun pelaporan 2025 atas nama Li Claudia Chandra dalam sistem e-LHKPN KPK, sehingga data kekayaan terbaru yang dapat diakses publik masih merujuk pada laporan tahun pelaporan 2024.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More