Tol Kualanamu - Tebingtinggi - Parapat Bakal Punya Rest Area Baru

Rest area TIP-2 akan dibangun di KM 118 Tol Kutepat, Serbelawan–Pematang Siantar, dengan lahan 14 hektare dan konsep Tipe A.
Progres proyek ditinjau manajemen Hutama Karya untuk memastikan mutu, keselamatan, dan pemenuhan ketentuan.
TIP-2 juga diproyeksikan menjadi ruang aktivitas ekonomi bagi UMKM lokal, meski skema dan jumlah kios belum diketahui.
Medan, IDN Times – Rest area baru bakal hadir di Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebingtinggi–Parapat (Kutepat). Namanya Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)-2, berlokasi di KM 118 ruas Serbelawan–Pematang Siantar, Sumatra Utara.
Fasilitas ini dibangun di atas lahan 14 hektare dengan konsep Tipe A. Letaknya di koridor utama menuju kawasan wisata Parapat dan Danau Toba.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) menyiapkan proyek ini. Progresnya ditinjau langsung manajemen induk usaha, PT Hutama Karya (Persero), lewat Management Walkthrough (MWT) pada Selasa (13/10/2026).
Lahan 14 hektare dengan konsep Tipe A, tapi nilai proyek dan target operasi belum dibuka

Rest Area Km 99 Tol Kutepat Seksi Tebing Tinggi – Indrapura. (Dok. Himawas) Hamawas selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Kutepat menyebut TIP-2 dirancang dengan fasilitas istirahat dan pelayanan yang lebih lengkap. Itulah ciri rest area Tipe A.
Hamawas menyebut TIP-2 disiapkan agar memenuhi standar pelayanan ketika siap dioperasikan.
Manajemen turun langsung meninjau, mutu dan keselamatan jadi sorotan

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) yang dibuka fungsional untuk Lebaran 2018. Foto dok Kementerian PUPR Peninjauan dipimpin Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan. Ia didampingi Vice President Operasi I Divisi Infrastruktur I Hutama Karya Dwi Fatkhurohman dan Direktur Teknik Hamawas Jimmy Leonard.
Menurut Fauzan, kegiatan ini untuk memastikan pengembangan TIP-2 berjalan sesuai kontrol mutu dan keselamatan. Ia menyebut ruas ini sebagai salah satu akses menuju Danau Toba.
“Melalui MWT ini, kami ingin memastikan setiap tahapan pengembangan TIP-2 berjalan dengan pengendalian yang baik, mengedepankan standar mutu, keselamatan, dan pemenuhan ketentuan yang berlaku. Mengingat ruas ini menjadi salah satu akses perjalanan menuju kawasan wisata Danau Toba, kami ingin fasilitas yang dikembangkan nantinya mampu mendukung kenyamanan pengguna jalan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” ujar Fauzan.
Tol baru tersambung hingga Simpang Panei, UMKM lokal dijanjikan ruang

Gerbang tol Simpang Panei. (Dok: HK) Saat ini, Tol Kutepat baru melayani perjalanan hingga Simpang Panei, Pematang Siantar. Dari sana, pengguna jalan tersambung ke jalan nasional menuju Parapat dan kawasan Danau Toba.
Tak hanya untuk beristirahat, TIP-2 KM 118 juga diproyeksikan menjadi ruang aktivitas ekonomi. Hamawas membuka peluang keterlibatan UMKM lokal untuk memasarkan produk khas daerah kepada pengguna jalan.
Namun, belum ada keterangan soal skema keterlibatan UMKM. Berapa kios yang disediakan dan bagaimana mekanisme seleksinya juga belum dijelaskan.
Jimmy menyebut konsep Tipe A dipilih agar fasilitas istirahat lebih memadai sekaligus memberi ruang bagi pelaku usaha lokal.
“TIP-2 KM 118 kami siapkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman di Jalan Tol Kutepat. Melalui konsep rest area Tipe A, kami ingin menghadirkan fasilitas istirahat yang lebih memadai sekaligus membuka ruang bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pengguna jalan,” pungkasnya.























