Seorang anak memasangkan masker ke temannya di posko pengungsian erupsi Gunung Sinabung di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengevakuasi 650 warga Desa Kuta Tengah ke posko tersebut setelah Gunung Sinabung erupsi pada Senin (31/8). (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Perhatian terhadap kendaraan tidak berhenti setelah sampai di tujuan. Beberapa bagian yang perlu diperhatikan antara lain filter udara, sistem pengereman, rantai dan komponen bergerak, area mesin dan CVT, lampu depan dan belakang, serta ban dan area roda. Apabila terdapat penurunan performa dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di AHASS terdekat.
Pada bagian bodi, hindari menggosok permukaan kendaraan saat kering. Bersihkan terlebih dahulu dengan air secara hati-hati untuk mencegah goresan akibat sifat abrasif abu vulkanik.
Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Daniel Aria Sulistya Nugroho mengatakan pengendara perlu waspada dan tidak memaksakan diri saat terjadi hujan abu vulkanik. Prediksikan bahaya sedini mungkin, sehingga dapat mengantisipasi sebelum bahaya muncul.
“Lakukan persiapan sebelum perjalanan, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, perhatikan kondisi jalan, dan segera menepi apabila kondisi sudah tidak memungkinkan untuk berkendara dengan aman. Jika perjalanan tidak mendesak, menunda perjalanan hingga kondisi kembali aman tetap menjadi pilihan terbaik. Tetap Cari Aman saat berkendara,” ujar Daniel.
Sementara itu, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, Sofiyan Hazri mengatakan, kondisi hujan abu dan asap membutuhkan perhatian ekstra dari pengendara, khususnya dalam menjaga jarak pandang dan mengendalikan kecepatan. Pengendara dengan situasi serupa termasuk di Sumatera Utara diimbau untuk tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi jalan dan jarak pandang sudah tidak mendukung keselamatan.
“Ketika menghadapi hujan abu dan asap, pengendara harus meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Jika jarak pandang semakin terbatas, sebaiknya segera mencari tempat yang aman untuk menepi dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Mari selalu utamakan keselamatan dan tetap Cari Aman dalam setiap perjalanan,” ujar Sofiyan.