Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ada 26 Titik Api di Sumut, 15 Kabupaten Terdampak Asap

Kota Medan
Ada 26 Titik Api di Sumut, 15 Kabupaten Terdampak Asap
Peta sebaran hotspot Indonesia pada Jumat (4/9/2026). (Dok. SiPongi kemenhut)
  • Sebaran asap terpantau di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada 8 September 2026 dan bergerak ke arah barat laut.
  • Pemantauan BBMKG Wilayah I Medan mendeteksi 26 titik panas, dengan empat titik berkepercayaan tinggi.
  • Kabut dan asap menurunkan jarak pandang hingga 500 meter, sementara kualitas udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times – Sebaran asap terpantau di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada 8 September 2026. Berdasarkan pemantauan citra sebaran asap, wilayah yang terdampak antara lain Kabupaten Asahan, Batubara, Simalungun, Samosir, Toba, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Mandailing Natal.

Sebaran asap tersebut bergerak ke arah barat laut mengikuti pola angin yang bertiup dari tenggara. Kondisi ini turut berdampak terhadap jarak pandang di sejumlah wilayah Sumut.

  1. 1. Terdeteksi 26 titik panas di Sumut

    Peta sebaran hotspot Indonesia pada Sabtu (29/8/2026).
    Peta sebaran hotspot Indonesia pada Sabtu (29/8/2026). (Dok. SiPongi kemenhut)

    Berdasarkan hasil pemantauan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan sebaran titik panas atau hotspot pada 7 September 2026, terdeteksi sebanyak 26 titik panas di Sumatra Utara.

    Dari jumlah tersebut, empat titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi.

    “Titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi itu tersebar di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Padang Lawas Utara, dan Tapanuli Selatan,” ujar Kepala BBMKG Wilayah I Hendro Nugroho, dalam keterangan resmi, Selasa (8/9/2026).

  2. 2. Jarak pandang turun hingga 500 meter

    Murid TK melihat pesawat terbang di Bandara Pinangsori Tapanuli Tengah (IDN Times/Arifin Al Alamudi)
    Murid TK melihat pesawat terbang di Bandara Pinangsori Tapanuli Tengah (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

    Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Silangit, Stasiun Meteorologi F.L. Tobing Sibolga, dan Stasiun Meteorologi Aek Godang menunjukkan adanya penurunan jarak pandang pada 8 September 2026.

    Jarak pandang terpantau berkisar 500 meter hingga 5 kilometer. Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan kabut dan asap yang menyelimuti sejumlah wilayah.

    Berdasarkan pemantauan kualitas udara, konsentrasi PM2.5 atau partikel sangat kecil di udara di Sumatra Utara berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat.

  3. 3. Warga diminta waspada saat berkendara

    ilustrasi peta hotspot di beberapa wilayah Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
    ilustrasi peta hotspot di beberapa wilayah Indonesia, Singapura, dan Malaysia. (dok. ASEAN Specialized Meteorological Centre)

    Masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengendara diminta menjaga jarak pandang dan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan kondisi di jalan.

    Kepala daerah juga diimbau berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat serta terus mengikuti informasi yang disampaikan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut.

    Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui layanan BBMKG Wilayah I Medan di nomor 082168043653 atau melalui email bbmkg1@bmkg.go.id.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More