Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kecelakaan Maut di Tol Medan-Tebing Tinggi, 3 Orang Meninggal Dunia

Kota Medan
Kecelakaan Maut di Tol Medan-Tebing Tinggi, 3 Orang Meninggal Dunia
Petugas melakukan evakuasi kecelakaan maut di ruas Tol Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di KM 54 Jalur A, Desa Melati, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026). (Dok: Polres Sergai)
  • Tabrakan Hino Dutro Box dan Mitsubishi Truk Tronton terjadi di KM 54 Jalur A Tol Medan-Tebing Tinggi.
  • Tiga orang di dalam Hino Dutro Box meninggal dunia, sementara dua orang di truk tronton selamat tanpa luka.
  • Polisi memeriksa CCTV dan saksi untuk mengetahui faktor tabrakan secara lengkap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Serdang Bedagai, IDN Times - Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di KM 54 Jalur A, Desa Melati, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Tabrakan melibatkan mobil Hino Dutro Box bernomor polisi BK 8257 GY dan Mitsubishi Truk Tronton dengan nomor polisi BK 8670 GV. Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang yang berada di dalam Hino Dutro Box meninggal dunia.

  1. 1. Hino Dutro box tabrak bagian belakang truk tronton

    WhatsApp Image 2026-09-09 at 14.12.01 (1).jpeg
    Petugas melakukan evakuasi kecelakaan maut di ruas Tol Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di KM 54 Jalur A, Desa Melati, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026). (Dok: Polres Sergai)

    Kepala Seksi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, mengatakan kecelakaan bermula ketika Hino Dutro Box yang dikemudikan Surah Wijaya melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

    "Sesampainya di lokasi kejadian atau KM 54 Jalur A lajur lambat, truk box tersebut menabrak bagian belakang mobil barang Mitsubishi Truk Tronton, yang dikemudikan oleh Junaidi yang berada searah di depannya," ujar Bringin Jaya, Rabu petang.

    Benturan tersebut menyebabkan tiga orang dari Hino Dutro Box menjadi korban. Surah Wijaya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat pada kedua kakinya.

  2. 2. Dua penumpang meninggal saat mendapat perawatan

    Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)
    Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)

    Dua korban lainnya sempat mendapatkan penanganan medis. Agustamin Abidin Harahap meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam.

    Agustamin mengalami luka robek pada betis kiri serta luka pada kaki kanan. Sementara itu, Wirda Nursiam meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Ia mengalami patah pada kaki kiri dan kanan.

    Polisi kemudian mengevakuasi seluruh korban ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    “Sementara itu, Junaidi selaku pengemudi Mitsubishi Truk Tronton dan Muhammad Syawal yang merupakan penumpang kendaraan tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka,” katanya.

  3. 3. Polisi Periksa CCTV dan Saksi

    Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Usai menerima laporan kecelakaan, personel Satlantas Polres Sergai langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan evakuasi korban sekaligus mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan.

    Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengecek rekaman CCTV untuk membantu proses penyelidikan.

    "Kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut, yang menewaskan tiga orang itu. Bahwa Satlantas Polres Sergai telah melakukan penanganan cepat mulai dari olah TKP, evakuasi korban ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam, pengamanan barang bukti, hingga pemeriksaan CCTV dan saksi-saksi," kata Bringin Jaya.

    Polisi masih menangani kasus kecelakaan tersebut untuk mengetahui secara lengkap faktor yang menyebabkan tabrakan.

    Bringin Jaya juga mengimbau pengguna jalan tol meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. Pengemudi diminta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya dan memastikan kondisi tubuh tetap prima.

    "Jika mengantuk atau lelah, pengendara sangat disarankan untuk beristirahat di rest area terdekat guna mencegah terjadinya kecelakaan fatal di jalan raya," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More