Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Taksi Listrik Jadi Senjata Bluebird Merebut Pasar di Medan
Deny Nurhadi, Kepala Pool Bluebird Group Medan menjelaskan soal program Bluebird kepada media (IDN Times/Indah Permata Sari)

Medan, IDN Times- Bluebird berupaya untuk meningkatkan kualitas layanannya di Kota Medan, Sumatra Utara. Berbagai tambahan armada, layanan dan promo baru diluncurkan untuk menambah opsi bagi warga Medan untuk menggunakan transportasi baik di dalam hingga luar kota. Salah satu yang teranyar dan jadi unggulan adalah layanan taksi listrik.

Pengoperasian 25 unit taksi kendaraan listrik (EV) yang lebih ramah lingkungan sejak Desember 2025 direspon positif warga Medan. “Ini menjadi taksi listrik pertama yang beroperasi di Medan. Unitnya sudah tersedia di pangkalan, bandara, maupun bisa dipesan melalui aplikasi,” ujar Deny Nurhadi, Kepala Pool Bluebird Group Medan, Kamis (16/4/2026).

1. Kendaraan listrik menjadi senjata menarik pasar

Deny Nurhadi, Kepala Pool Bluebird Group Medan menjelaskan soal program Bluebird kepada media (IDN Times/Indah Permata Sari)

Menurutnya, minat masyarakat terhadap armada listrik cukup tinggi, terutama karena kendaraan yang lebih modern, fitur lebih lengkap, serta kenyamanan yang ditawarkan.

Deny menyebut armada listrik ini menjadi salah satu “senjata” utama Bluebird dalam menarik pasar, dan ke depan pihaknya berencana menambah jumlah unit karena dinilai memiliki potensi pendapatan yang baik.

“Range harganya tidak jauh berbeda dengan yang reguler, tapi mobilnya lebih baru, lebih nyaman, dan berbasis listrik. Banyak pelanggan yang tertarik, bahkan jadi langganan. Pengemudi juga senang karena mobilnya lebih nyaman dikendarai,” jelasnya.

2. Pertumbuhan bisnis didorong fitur Fixed Price

Deny Nurhadi, Kepala Pool Bluebird Group Medan bersama Sekar Adisty, Head of Communications & Community PT Bluebird (IDN Times/Indah Permata Sari)

Selain inovasi layanan, Bluebird juga terus memperkuat kolaborasi dengan platform digital termasuk Gojek dan Grab.“Di Gojek ada fitur GoBluebird, dan di Grab bisa melalui GrabCar Plus untuk mendapatkan layanan Bluebird. Jadi aksesnya semakin mudah bagi masyarakat,” katanya.

Untuk mendukung kemudahan layanan, Bluebird juga telah menghadirkan aplikasi MyBluebird yang dilengkapi berbagai fitur, termasuk fixed price yang kini semakin diminati. “Kalau dulu argometer terus berjalan mengikuti kondisi jalan, sekarang ada fitur fixed price. Jadi meskipun macet, tarif tidak akan berubah karena sudah ditentukan di awal. Kontribusi pemesanan melalui MyBluebird sudah cukup besar, dan penggunaan fitur fixed price juga meningkat signifikan,” ujarnya.

Dari sisi pertumbuhan bisnis, Deny mengungkapkan bahwa pada kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun 2025, jumlah pelanggan mengalami peningkatan hingga dua kali lipat. Kontribusi order di MyBluebird 39 pesen, dan pengguna MyBluebird meningkat 86 persen. Pengguna fitur Fixed price juga naik 48 persen.

“Pertumbuhannya sangat positif, apalagi di momen-momen seperti Imlek dan Lebaran. Ini menunjukkan kebutuhan mobilitas di Medan terus meningkat,” jelasnya.

Ia juga menilai bahwa fitur fixed price menjadi salah satu faktor utama peningkatan tersebut karena dinilai lebih transparan dan kompetitif.“Sekarang harganya sangat kompetitif, bahkan di momen tertentu seperti saat hujan, bisa lebih bersaing dibanding layanan lain. Ini membuat semua kalangan, termasuk anak muda, mulai menggunakan Bluebird,” katanya.

Selain itu, Bluebird juga mulai melakukan ekspansi layanan berbasis komunitas dan kawasan, seperti di area perumahan Setia Budi, Tasbi, dan Royal Sumatra, yang saat ini masih dalam tahap uji coba. Jika naik taksi Bluebird di area tersebut ada diskon hingga 24 persen. “Ke depan tidak menutup kemungkinan akan kami kembangkan ke lebih banyak kawasan, bahkan ke area-area tertentu di Medan,” ujarnya.

Untuk mendukung operasional, Bluebird Medan juga telah memiliki sejumlah titik pangkalan strategis, seperti di Bandara Kualanamu dengan fasilitas premium lounge, stasiun kereta api, pusat perbelanjaan, hotel, hingga rumah sakit.

“Harapannya dengan jaringan ini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan kami dan mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman,” tutup Deni.

3. Standar pengemudi menjadi salah satu kekuatan utama Bluebird

Deny Nurhadi, Kepala Pool Bluebird Group Medan menjelaskan soal program Bluebird kepada media (IDN Times/Indah Permata Sari)

Dari sisi pelayanan, Deny menegaskan bahwa standar pengemudi menjadi salah satu kekuatan utama Bluebird, dengan penerapan prinsip senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. “Itu yang terus kami tekankan kepada seluruh pengemudi agar memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan,” katanya.

Hal itu dirasakan Fendy, influencer kuliner yang dikenal dengan Kuliner Koko ini merupakan salah satu pelanggan setia Bluebird. "Kenyamanan itu prioritas. Saya juga bertanya bagaimana Bluebird mendidik driver-drivernya. Orang Medan tapi seperti orang Jawa. Ngomongnya santun, soft spoken," kata Fendy.

Begitu juga dengan Lege Marbun. Influencer asal Medan yang juga ikut berakting di film Agak Laen: Menyala Pantiku ini juga selalu memakai Bluebird karena pesan Ibunya. "Sejak dulu Ibu selalu pesan kalau dari bandara pakai Bluebird saja. Karena lebih aman," punggkasnya.

Sekar Adisty, Head of Communications & Community PT Blue Bird Tbk, menambahkan bahwa Bluebird terus memperkuat kualitas layanan dengan menghadirkan makna yang lebih dalam setiap perjalanan. “Mobilitas lebih dari sekadar perpindahan dari satu titik ke titik lain, tetapi juga tentang menghadirkan rasa nyaman dan kepercayaan pelanggan melalui interaksi yang tulus. Pendekatan ini juga kami terapkan dalam membangun hubungan dengan internal, termasuk mitra pengemudi yang menjadi garda terdepan layanan,” jelasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Bluebird terus mendorong dampak yang lebih luas melalui berbagai inisiatif keberlanjutan dan sosial, termasuk program pemberdayaan bagi mitra pengemudi, seperti beasiswa untuk anak pengemudi, Kartini Bluebird untuk istri dan anak wanita pengemudi, program umrah, hingga bantuan sosial di sekitar area operasional.

Editorial Team