Deny Nurhadi, Kepala Pool Bluebird Group Medan bersama Sekar Adisty, Head of Communications & Community PT Bluebird (IDN Times/Indah Permata Sari)
Selain inovasi layanan, Bluebird juga terus memperkuat kolaborasi dengan platform digital termasuk Gojek dan Grab.“Di Gojek ada fitur GoBluebird, dan di Grab bisa melalui GrabCar Plus untuk mendapatkan layanan Bluebird. Jadi aksesnya semakin mudah bagi masyarakat,” katanya.
Untuk mendukung kemudahan layanan, Bluebird juga telah menghadirkan aplikasi MyBluebird yang dilengkapi berbagai fitur, termasuk fixed price yang kini semakin diminati. “Kalau dulu argometer terus berjalan mengikuti kondisi jalan, sekarang ada fitur fixed price. Jadi meskipun macet, tarif tidak akan berubah karena sudah ditentukan di awal. Kontribusi pemesanan melalui MyBluebird sudah cukup besar, dan penggunaan fitur fixed price juga meningkat signifikan,” ujarnya.
Dari sisi pertumbuhan bisnis, Deny mengungkapkan bahwa pada kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun 2025, jumlah pelanggan mengalami peningkatan hingga dua kali lipat. Kontribusi order di MyBluebird 39 pesen, dan pengguna MyBluebird meningkat 86 persen. Pengguna fitur Fixed price juga naik 48 persen.
“Pertumbuhannya sangat positif, apalagi di momen-momen seperti Imlek dan Lebaran. Ini menunjukkan kebutuhan mobilitas di Medan terus meningkat,” jelasnya.
Ia juga menilai bahwa fitur fixed price menjadi salah satu faktor utama peningkatan tersebut karena dinilai lebih transparan dan kompetitif.“Sekarang harganya sangat kompetitif, bahkan di momen tertentu seperti saat hujan, bisa lebih bersaing dibanding layanan lain. Ini membuat semua kalangan, termasuk anak muda, mulai menggunakan Bluebird,” katanya.
Selain itu, Bluebird juga mulai melakukan ekspansi layanan berbasis komunitas dan kawasan, seperti di area perumahan Setia Budi, Tasbi, dan Royal Sumatra, yang saat ini masih dalam tahap uji coba. Jika naik taksi Bluebird di area tersebut ada diskon hingga 24 persen. “Ke depan tidak menutup kemungkinan akan kami kembangkan ke lebih banyak kawasan, bahkan ke area-area tertentu di Medan,” ujarnya.
Untuk mendukung operasional, Bluebird Medan juga telah memiliki sejumlah titik pangkalan strategis, seperti di Bandara Kualanamu dengan fasilitas premium lounge, stasiun kereta api, pusat perbelanjaan, hotel, hingga rumah sakit.
“Harapannya dengan jaringan ini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan kami dan mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman,” tutup Deni.