Arus Lalu Lintas Medan-Berastagi Lancar Lagi, Jangan Lewat Sembahe Dulu!

- Arus lalu lintas Medan–Berastagi kembali lancar setelah material longsor dan pohon tumbang di Jalan Jamin Ginting berhasil dibersihkan oleh petugas gabungan.
- Satlantas Polrestabes Medan tetap menempatkan personel untuk pengaturan lalu lintas serta menyarankan pengemudi menghindari Desa Sembahe demi keamanan.
- Bencana longsor di Desa Sembahe menyebabkan enam rumah rusak berat dan lima warga meninggal dunia, sementara tim gabungan terus melakukan pencarian korban.
Deli Serdang, IDN Times - Bencana alam longsor dan banjir di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, membuat kerusakan signifikan. Sebanyak 6 rumah dinyatakan mengalami rusak berat dengan total 5 korban jiwa yang meninggal dunia tertimbun longsor.
Bukan hanya itu, jalan Medan-Berastagi juga sempat lumpuh total karena material longsor banyak menutup jalanan. Meskipun begitu, kini Jalan Medan - Berastagi dinyatakan telah dapat dilewati dan normal kembali.
1 Arus lalu lintas Medan-Berastagi lancar kembali, pohon-pohon tumbang sudah dibersihkan

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, menjelaskan kondisi terkini Jalan Medan - Berastagi. Rabu (8/4/2026), arus lalu lintas dinyatakan telah normal kembali.
"Saat ini arus lalu lintas sudah dapat dilintasi dan berjalan lancar. Personel tetap melakukan pengaturan dan penjagaan di lokasi tersebut dan memberikan himbauan kepada pengguna jalan agar berhati-hati dan mengambil jalur alternatif lainnya," kata Made melalui keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa material longsor yang sempat menutupi Jalan Jamin Ginting itu telah diangkut. Termasuk dengan pohon-pohon yang tumbang.
"Pohon tumbang juga sudah dibersihkan dari jalan," lanjutnya.
2. Satlantas sarankan agar pengemudi tak lalui Desa Sembahe dulu

Kemacetan arus lalu lintas disebutnya terjadi sejak Selasa (7/4/2026) dini hari. Kini meskipun beberapa kali terjadi kepadatan kendaraan menuju Medan, namun situasi berangsur normal.
"Mulai dari hari Selasa tanggal 7 April 2026 sudah melakukan pembersihan batang pohon yang tumbang dan bekerja sama dengan instansi terkait. Kami juga sudah melakukan penempatan personel untuk melakukan penjagaan dan penguraian arus lalu lintas seputaran lokasi," jelas Made.
Ia menyarankan agar pengguna jalan yang hendak menuju ke Berastagi ataupun ke Medan agar menghindari Jalan Jamin Ginting terlebih dahulu. Hal ini sekaligus untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.
"Kami menyarankan untuk sementara tidak melintasi lokasi longsor tersebut yakni Desa Sembahe," pungkasnya.
3. Akibat longsor, ada 6 rumah warga yang rusak berat

Sebelumnya Kepala Badan BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, membeberkan bencana Longsor yang terjadi di Desa Sembahe pada pukul 02.25 WIB dini hari. Bukan hanya menutupi jalan raya, longsor juga menerjang perumahan warga.
"Longsor merobohkan 6 rumah dengan skala kerusakan berat," ujar Tuahta melalui keterangan resminya, Rabu (8/4/2026).
Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya langsung mengambil tindakan berupa menurunkan 2 alat berat dari PT key key dan dinas SDABMBK. Jalanan juga sudah dibersihkan dari material.
"Saat ini sedang dilakukan penggalian puing-puing dan pencarian korban longsor dengan alat berat, penggalian dan pencarian korban longsor dilakukan oleh Tim TRC BPBD Kabupaten Deli Serdang dan personil dari Manggala Agni Sibolangit, Polri, Tim dari PT key key, masyarakat sekitar, Camat Sibolangit, dan pihak terkait lain," pungkasnya.




![[BREAKING] Banjir dan Longsor Hantam Sembahe, 5 Orang Meninggal](https://image.idntimes.com/post/20250404/1000151948-d96a59a92c0d3e5d264ab9da4284a2ea.jpg)











