BPJS Ketenagakerjaan (bpjsketenagakerjaan.go.id)
Cara kredit rumah dengan BPJS sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pengajuan KPR melalui bank.
Ada beberapa proses yang harus kamu ikuti sebelum menerima fasilitas tersebut, seperti:
1. Pengajuan Kredit
Jangan keliru, pada saat mengajukan kamu tidak mendatang kantor BPJS setempat secara langsung.
Pengajuan ini justru dilakukan melalui bank berwenang yang ditunjuk pihak BPJS KT.
Bawa serta fotokopi kartu peserta BPJS KT-mu, ya. Dokumen ini akan diminta oleh pihak bank pada saat proses pengajuan KPR.
2. Verifikasi dan BI Checking
Apabila pengajuan kredit diterima, maka proses selanjutnya adalah verfikasi dan BI-Checking.
Proses ini cukup penting, nantinya pihak bank akan melihat riyawat kreditmu melalui Bank Indonesia.
Saat proses verifikasi, umumnya tim analisis bank juga akan mengajukan beberapa pertanyaan.
Jangan panik, semua pertanyaan tersebut bertujuan untuk menilai kesiapanmu sebagai penerima kredit.
3. Verifikasi dari BPJS KT
Setelah verifikasi dan BI Checking bank selesai, masuklah kita ke tahap verifikasi BPJS KT.
Cukup mirip dengan verifikasi sebelumnya, pihak BPJS KT akan menilai kelayakanmu sebagai penerima layanan.
Jika sudah selesai, pihak BPJS KT akan mengirimkan formulir persetujuan kepada bank terkait untuk kemudian diproses ataupun ditolak.
4. Keputusan Akhir
Diterima atau tidaknya pengajuan kredit kita, pihak BPJS KT ataupun bank terkait akan mengirimkan pernyataan tertulis kepada pengaju KPR.
Tidak disebutkan berapa lama proses ini akan berlangsung.
Namun, jangan kecewa jika pengajuan KPR BPJS-mu ditolak.
Program ini dibuka sepanjang tahun, kamu bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi, lalu ajukan kembali layanan tersebut di lain waktu.
Semoga ulasan di atas bermanfaat!