Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pukau Ribuan Warga, Generasi Muda Ambil Andil pada Ji Zu 2026

Pukau Ribuan Warga, Generasi Muda Ambil Andil pada Ji Zu 2026
Suasana kemegahan Grand Ancestral Worship Ceremony (Ji Zu) 2026 di Tiara Convention Centre yang dihadiri ribuan masyarakat (Dok. Panitia acara Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Ribuan warga dan delegasi internasional menghadiri Grand Ancestral Worship Ceremony (Ji Zu) 2026 di Medan yang berlangsung megah dan sarat makna spiritual lintas negara.
  • Keterlibatan generasi muda dari Carnegie School dan ITB Carnegie menjadi sorotan utama, menampilkan praktik nyata pendidikan karakter melalui pengelolaan acara berskala internasional.
  • Forum lintas iman dan pesan pelestarian tradisi leluhur menegaskan harmoni antara nilai budaya, inovasi pendidikan, serta semangat persatuan bagi generasi penerus bangsa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times - Ribuan masyarakat memadati Hall Utama Tiara Convention Centre, Kota Medan, dalam perhelatan akbar Grand Ancestral Worship Ceremony (Ji Zu) dan Pelimpahan Jasa yang berlangsung khidmat dan megah. Kapasitas gedung yang tampak penuh menghadirkan atmosfer sakral sekaligus historis, menjadikannya salah satu momentum spiritual terbesar di awal tahun 2026 ini.

Acara berskala internasional ini dipimpin langsung oleh tokoh spiritual, Y.M. Bhikkhu Wu Xing sebagai Ketua Vihara The Temple of Ultimate Bliss, Tainan.

Upacara Ji Zu turut dipimpin oleh Hasyim, selalu Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, sekaligus pimpinan upacara (Zhu Ji Guan), dan dihadiri tamu kehormatan yakni Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, jajaran TNI melalui perwakilan Dandim 0207/Simalungun, serta Pemilik STTC Group Erwin dan perwakilan PHG Group.

Gema antarbangsa semakin terasa dengan kehadiran delegasi dari Singapura, Malaysia, Taiwan, Kanada, dan Australia, termasuk perwakilan Perkumpulan Buddha Amitabha dari berbagai negara.

Namun, yang menjadi sorotan utama dan pembeda dalam Ji Zu 2026 ini adalah keterlibatan penuh generasi muda sebagai nyawa penggerak acara.

1. Keterlibatan generasi muda sebagai wujud nyata dari pendidikan karakter berbasis praktik

IMG_20260328_193902.jpg
Hasyim, sebagai pimpinan upacara, Y.M. Bhikkhu Wu Xing, dan Dr. Stiven Widjaja selaku ketua panitia dalam prosesi sakral (Dok. Tim panitia Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie)

Ratusan petugas, mulai dari tim musik, formasi pasukan ala paskibra, hingga pengatur prosesi, seluruhnya merupakan siswa Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie.

Dr. Stiven Widjaja, A.A,B.S,M.M selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa keterlibatan generasi muda ini bukan sekadar simbol pelengkap, melainkan wujud nyata dari pendidikan karakter berbasis praktik.

“Hari ini, Tiara Convention Centre bukan hanya tempat ritual, tetapi laboratorium nyata. Melalui pendekatan Real-World Project Learning, kami ingin nilai hormat, kepemimpinan, dan manajemen acara skala internasional tidak hanya diajarkan di kelas, tetapi dieksekusi langsung oleh siswa dan mahasiswa kami,” tegas Dr. Stiven.

2. Acara ini sajikan perspektif lintas iman yang diwakili oleh para tokoh agama

IMG_20260328_193851.jpg
Para tokoh lintas agama bersatu menyampaikan pesan harmoni dalam Forum Diskusi Ji Zu 2026 (Dok. Tim panitia Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie)

Selain prosesi utama dan pelimpahan jasa yang dikemas modern tanpa meninggalkan esensi rasa syukur, acara ini juga menghadirkan Forum Diskusi Antar Agama bertajuk ‘Berbakti sebagai Fondasi Bangsa’. Forum ini menyajikan perspektif lintas iman yang diwakili oleh tokoh agama Islam Dr. Hasan Matsum, perwakilan Kristen Katolik Fr. Paskalis Wangga, (IACT-USA), serta Agama Buddha yang diwakili oleh Y.M. Bhikkhu Nyanabodhi.

Diskusi tersebut menegaskan bahwa, nilai berbakti kepada orang tua dan leluhur adalah bahasa universal yang melampaui sekat-sekat agama.

Kemegahan perhelatan ini terwujud berkat kemitraan strategis dari berbagai organisasi internasional, antara lain Carnegie School Medan, The Corporation Republic of Hwa Dzan Society Taipei, Hua Yan Amitabha Pureland Learning Center Malaysia, Singapore Happy Enterprise, Persatuan Penganut Agama Buddha Amitabha Kuala Lumpur, IMC Organization Limited, serta sejumlah lembaga pendidikan dan keagamaan dari berbagai negara.

3. Pelestarian tradisi leluhur dapat berjalan harmonis beriringan dengan inovasi pendidikan

IMG_20260328_193830.jpg
Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi (kiri) bersama perwakilan STTC Group Erwin turut hadir memberikan dukungan (Dok. Tim panitia Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie)

Melalui Ji Zu 2026, pesan yang dikumandangkan bukan hanya tentang pelestarian tradisi, melainkan penguatan karakter bangsa di tengah era modern.

Dr. Stiven menutup perhelatan ini dengan doa khusus bagi Kota Medan dan Indonesia agar senantiasa diberkahi kedamaian, kebijaksanaan, serta lahirnya generasi penerus yang beretika dan bertanggung jawab.

Acara ini sukses menegaskan bahwa, pelestarian tradisi leluhur dapat berjalan harmonis beriringan dengan inovasi pendidikan dan semangat persatuan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More