Medan, IDN Times - Camat Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Darwansyah Merta Wijaya, membenarkan adanya kericuhan yang terjadi di Lingkungan 5, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Rabu (22/7/2026) sore.
Kericuhan itu dipicu kemarahan warga atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan sepasang suami istri terhadap seorang anak di bawah umur.
"Pelaku masih diduga, tapi kejadian yang rusuh itu benar. Kronologinya diawali dengan dugaan tadi, kemudian masyarakat heboh. Tepatnya Rabu sore masyarakat ramai ke rumah terduga pelaku. Kemudian terjadilah kericuhan," kata Darwansyah pada IDN Times, pada Kamis (23/7/2026).
Menurut Darwansyah, korban dalam kasus ini merupakan seorang anak yang masih duduk di kelas V SD dan akan naik ke kelas VI.
Anak tersebut berdomisili di Asahan Mati, Tanjungbalai. Namun, ia bersekolah di SD yang berada di Kecamatan Teluk Nibung.
"Menurut keterangan, anak itu memang sudah terbiasa menunggu di rumah si guru sebelum dijemput keluarganya," ujarnya.
