Musrenbang Sumatra Utara, Rabu (22/4/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)
Tak hanya infrastruktur, intervensi juga menyasar sektor sosial. Pemprov Sumut mulai menggulirkan program sekolah gratis pada tahun ajaran baru 2026, dengan fokus awal di Kepulauan Nias dan wilayah terdampak bencana.
Program ini mencakup seluruh SMA, SMK, hingga SLB. Bahkan, iuran tambahan yang selama ini dibebankan melalui komite sekolah turut dihapuskan.
“Perencanaan di 2026 itu untuk sekolah gratis contohnya hanya di wilayah Kepulauan Nias, seluruh SMA, SMK, SLB itu tidak ada lagi iuran apapun, termasuk di sekolah kita ini biasanya ada komite komite, ada komite komite yang mungkin secara nominalnya tidak ditetapkan sama setiap sekolah, ini juga kami larang, awalnya hanya di Kepulauan Nias, tapi karena ada bencana di akhir tahun 2025 kami perluas jadi kepulauan Nias dan daerah terdampak bencana,” kata Bobby.
Di sektor kesehatan, langkah serupa dilakukan lewat pemberian beasiswa bagi calon dokter spesialis. Saat ini, 18 dokter tengah menempuh pendidikan spesialis di Universitas Sumatera Utara dengan rencana penempatan di Nias.