Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menata Ulang Desa yang Hilang di Aceh Tamiang

PEP Rantau Field Salurkan Bantuan Berkelanjutan pada Desa yang Hilang di Aceh Tamiang (Dok. PEP Rantau)
PEP Rantau Field Salurkan Bantuan Berkelanjutan pada Desa yang Hilang di Aceh Tamiang (Dok. PEP Rantau)

Aceh Tamiang, IDN Times - Lebih dari empat minggu pasca banjir bandang di Aceh Tamiang, kondisi Desa Sukajadi, Kecamatan Karangbaru, Aceh Tamiang masih belum pulih. Desa Sukajadi termasuk yang dinyatakan hilang dan masih memerlukan uluran tangan untuk pulih lebih cepat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Sukajadi, Zainal Abidin Syah usai menerima bantuan untuk kesekian kali dari Pertamina EP Rantau Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona-1.

"Desa kami juga dinyatakan sebagai desa hilang di Kecamatan Karanngbaru, Aceh Tamiang. Bapak dan Ibu bisa lihat sendiri bagaimana warga masih tinggal di tenda-tenda pengungsian," ujarnya kepada media, Rabu (14/1).

Desa yang tidak jauh dari pusat kota ini terlihat porak-poranda. Sisa puing-puing bangunan masih berserakan. Kala itu, air setinggi lebih dari 10 meter menenggelamkan hampir seluruh rumah, sebelum akhirnya hilang tersapu derasnya air. Kini, hanya menyisakan hamparan tanah berlumpur.

Sejak awal musibah melanda Aceh Tamiang, ia sudah merasakan perhatian dari Pertamina EP Rantau Field. Berbagai bantuan kemanusian bagi masyarakat disalurkan secara berkelanjutan.

Adapun bantuan yang diberikan mencakup bahan pokok dan makanan siap saji, perlengkapan logistik untuk menopang aktivitas masyarakat. Bantuan tersebut sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendampingi masyarakat selama proses pemulihan.

"Terima kasih banyak Pertamina EP Rantau yang sudah beberapa kali hadir membantu masyarakat. Seluruh bantuan yang kami terima sangat bermanfaat. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih," katanya.

Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah menyampaikan, Pertamina EP Rantau Field terus menerus berupaya menjangkau desa-desa yang terdampak banjir. Saat ini, bantuan sudah menjangkau puluhan desa yang berada di ring satu wilayah kerja.

"Kami masih akan terus berjuang memulihkan aktivitas sehari-hari. Kami bergerak secara maksimal dan bekerja sepenuh hati agar bantuan sampai ke tangan masyarakat. Kendati begitu, kami menyadari punya keterbatasan dalam memenuhi harapan banyak pihak,"

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Menata Ulang Desa yang Hilang di Aceh Tamiang

16 Jan 2026, 14:00 WIBNews