Main Hujan, Remaja di Tapsel Tersambar Petir

- Seorang remaja berusia 14 tahun di Batangtoru, Tapanuli Selatan, meninggal dunia setelah tersambar petir saat hujan deras pada Sabtu, 18 April 2026.
- Korban awalnya bermain hujan dan mengambil tebu bersama teman-temannya sebelum petir menyambar tiba-tiba ketika mereka duduk di depan rumah.
- Pihak kepolisian memastikan kejadian murni akibat faktor alam dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada serta menghindari aktivitas luar ruangan saat cuaca ekstrem.
Tapanuli Selatan, IDN Times – Seorang remaja tersambar petir di Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Sabtu (18/4/2026). Remaja berinisial RNS (14) itu meninggal dunia.
1. Mandi hujan dan ambil tebu yang berakhir tragis

Peristiwa bermula ketika korban bersama teman-temannya bermain di sekitar rumahnya di Desa Wek IV. Hujan turun cukup deras, namun tak menghentikan aktivitas mereka.
"Korban dan teman-temannya mandi hujan sekaligus mengambil tebu di sekitar pekarangan depan rumah korban," ujar Kapolsek Batang Toru, PM Siboro dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2026).
Setelah itu, mereka duduk santai di depan rumah sambil menikmati tebu yang diambil. Situasi terlihat biasa. Namun cuaca belum benar-benar bersahabat—petir masih menyambar di tengah hujan yang belum reda.
2. Petir menyambar saat korban duduk bersama teman

Tanpa peringatan, petir menyambar di lokasi korban berada. RNS langsung pingsan di tempat.
"Temannya segera berlari memberi tahu orang tua korban," lanjut Siboro.
Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Batang Toru. Upaya pertolongan sempat dilakukan, namun nyawa korban tidak tertolong. Dari hasil penyelidikan, polisi memastikan tidak ada unsur lain dalam kejadian tersebut selain faktor alam.
3. Polisi imbau warga waspada saat cuaca ekstrem

Peristiwa ini kembali jadi pengingat soal bahaya cuaca ekstrem. Terlebih, aktivitas di luar ruangan saat hujan disertai petir masih kerap dianggap sepele. Kapolsek menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam kondisi seperti itu. Risiko bisa datang tanpa tanda yang jelas, seperti yang terjadi pada korban.
"Kami mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan deras disertai petir. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," pungkasnya.

















