Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bandar Jaringan Internasional Simpan Sabu di Kolong Rumah Nelayan

Bandar Jaringan Internasional Simpan Sabu di Kolong Rumah Nelayan
Tersangka NP ditangkap polisi di dekat rumahnya di Tanjung Balai (dok.Polrestabes Medan)
Intinya Sih
  • Polisi Medan menggagalkan peredaran narkoba jaringan internasional dan menyita 1.500 pod vaping liquid, 2 kilogram sabu, serta 24.511 butir ekstasi dari pelaku berinisial NP di Tanjung Balai.
  • Pelaku NP mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan narkoba di beberapa rumah panggung nelayan, namun akhirnya berhasil ditangkap bersama delapan bungkus tambahan barang bukti.
  • Satres Narkoba Polrestabes Medan terus mengembangkan penyelidikan untuk memburu pelaku lain dan memastikan komitmen pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Sumatra Utara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times - Sindikat narkoba jaringan internasional kembali gagal edar di Medan. Di tangan para pelaku, polisi menyita banyak barang bukti seperti vaping liquid mengandung narkoba, sabu, hingga pil ekstasi.

Upaya penyelundupan narkoba ini terbongkar lewat ditangkapnya seorang kurir di kawasan Sei Sikambing, Kota Medan. Dari keterangannya lah polisi melakukan pengembangan dan menangkap jaringannya di pesisir Kota Tanjung Balai, Sumatra Utara.

1. Polisi sita 1.500 paket pod vaping liquid narkoba, 2 kilogram sabu, dan 24.511 butir pil ekstasi

-
Barang bukti yang disita polisi dari tangan pelaku (dok.Polrestabes Medan)

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha membenarkan penangkapan ini. Hasil pengembangan di Tanjung Balai, pihaknya menangkap satu pelaku dengan beragam jenis narkoba mulai dari vape, sabu, hingga ekstasi yang jumlahnya tidak sedikit.

"Terdapat setidaknya 1.500 paket pod vaping liquid narkoba, 2 kilogram sabu, dan 24.511 butir pil ekstasi, yang disita dari seorang pelaku berinisial NP 37 tahun, warga Kota Tanjung Balai," kata Rafli, Selasa (21/4/2026).

Kuat dugaan polisi bahwa pelaku NP merupakan bagian dari jaringan internasional. Narkoba itu juga diduga masuk melalui perairan Tanjung Balai, dekat dari rumah pelaku.

“Pelaku ini kami duga bagian dari sindikat narkoba jaringan Malaysia–Indonesia. Ada setidaknya 3 jenis narkoba berbeda yang kami sita dari satu pelaku yang jumlahnya cukup banyak,” lanjut Rafli.

2. Pelaku kelabui petugas dengan menyimpan narkoba di beberapa rumah panggung nelayan

-
Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Rafli menceritakan bahwa pihaknya sudah dua hari membuntuti pelaku. Situasi sempat buyar kala pelaku NP sempat berupaya mengelabui petugas.

"Pelaku sempat mengelabui kami dengan meletakkan narkoba yang diambilnya secara bertahap. Pelaku mulanya mengambil paket narkoba di seputaran dermaga kecil yang letaknya berada di tengah pemukiman penduduk. Lalu pelaku NP meletakkan tiga bungkus berisi beragam jenis narkoba di satu rumah dan meninggalkannya. Namun, apa yang dilakukan pelaku berhasil diketahui petugas, yang kemudian menangkap pelaku tidak jauh dari pelaku menyimpan narkoba itu," ungkap Rafli.

Usai menangkap NP, pihaknya kembali melakukan pengembangan. Mereka kemudian menemukan delapan bungkus narkoba lainnya yang disimpan pelaku di bawah sebuah rumah panggung. Rumah itu berada lebih dari 1 Kilometer dari lokasi penangkapan.

“Kami juga temukan delapan bungkus paket narkoba lain dari satu rumah panggung. Tempat pelaku menyimpan narkoba ini, merupakan pemukiman yang kebanyakan rumahnya merupakan rumah panggung, dan di belakang setiap rumah merupakan aliran sungai, sehingga tidak ada warga yang curiga. Karena kebanyakan dari warga memang meletakkan alat tangkap atau perlengkapan melaut di bawah rumah panggung. Seolah-olah narkoba itu merupakan hasil tangkapan nelayan yang baru pulang melaut,” bebernya.

3. Satres Narkoba Polrestabes Medan lakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya

-
Tersangka NP ditangkap polisi di dekat rumahnya di Tanjung Balai (dok.Polrestabes Medan)

Satres Narkoba Polrestabes Medan disebut Rafli terus melakukan pengembangan guna mengungkap pelaku yang lain. Barang bukti yang disita untuk sementara diamankan di Polrestabes Medan.

“Kami masih mengembangkan kasus ini. Kami pastikan Polrestabes Medan tetap berkomitmen memberantas segala bentuk peredaran narkoba. Nantinya, dalam waktu dekat juga akan merilis kasus ini dan mengungkap hal-hal lain di balik pengungkapan kasus ini,” pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More