Ini Layanan yang Berubah dari Keberangkatan Jemaah Haji Sumut 2026

- Embarkasi Medan kini gunakan garbarata agar jemaah haji bisa langsung naik pesawat dari terminal tanpa harus melewati jalur kargo, meningkatkan kenyamanan dan keamanan perjalanan.
- Pemerintah menyiapkan layanan baru serta pembagian kartu nusuk di embarkasi untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar dan ibadah jemaah berlangsung aman serta khusyuk.
- Tahun 2026 jumlah jemaah haji Sumut mencapai 5.922 orang, seluruh kuota terisi penuh tanpa pembatalan, dengan Kloter 1 berangkat dari Bandara Kualanamu menggunakan Garuda Indonesia.
Medan, IDN Times - Skema pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Medan tahun ini mengalami penyesuaian. Hal ini dikatakan oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, pada Selasa (21/4/2026).
Tahun ini jemaah haji melalui Garbarata, yakni lorong belalai atau jet bridge yang menyambung dengan pintu pesawat ke gedung terminal bandara. Nantinya para jemaah jalan dari ruang tunggu langsung masuk pesawat tanpa naik tangga dan tanpa kena panas atau hujan.
Dia juga menyebutkan inovasi ini guna meningkatkan pelayanan, pada proses keberangkatan di bandara menuju tanah suci. Selain memulai rangkaian keberangkatan dengan masuknya Kloter 1 ke Asrama Haji, pemerintah juga menyiapkan layanan baru untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah.
“Meningkatkan layanan lah, inovasi baru ya untuk kenyamanan dan keamanan para jemaah. Intinya itu saja, makanya kartu nusuk dibagi di embarkasi, jemaah diberangkatkan melalui garbarata, supaya mengurangi risiko dan tentu meningkatkan rasa aman, nyaman pada jemaah kita,” ujarnya usai menyambut kedatangan calon jemaah haji Kloter 1 di Asrama Haji Medan.
1. Jemaah tidak lagi melalui jalur kargo

Dengan skema ini, jemaah tidak lagi melalui jalur kargo, melainkan langsung masuk ke terminal internasional Bandara Kualanamu.
“Tidak, tapi lewat langsung masuk ke terminal internasional,” tegasnya.
Diketahui Kloter 1, jemaah berasal dari Kota Binjai dan sebagian Kota Medan. Mereka akan dijadwalkan terbang pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 03.05 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Kualanamu.
2. Diharapkan para jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk

Zulkifli berharap seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan lancar, dan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
“Harapan kita tentu ini semua berjalan dengan baik, jemaah bisa beribadah dengan husuk, aman, nyaman, sehingga bisa mencapai menggapai haji mabrur sesuai dengan cita-cita mereka,” katanya.
Dia menambahkan, pemerintah berupaya memaksimalkan pelayanan bagi seluruh jemaah selama proses keberangkatan.
“Tentu sebagai pemerintah berupaya semaksimal mungkin memfasilitasi, memberikan layanan yang terbaik,” ujarnya.
3. Tahun ini jemaah haji terdata mencapai 5.922 orang

Tahun ini, total jemaah haji Sumatra Utara terdata mencapai 5.922 orang, bertambah sembilan dari kuota awal 5.913. Seluruh kuota dipastikan terisi tanpa ada pembatalan.
“Alhamdulillah full, tidak ada yang batal. Mudah-mudahan nanti setelah diperiksa kesehatan juga tidak ada yang tidak layak terbang, semua bisa layak terbang,” ungkapnya.
Sekedar informasi, untuk Kloter 1 jumlah jemaah tercatat 360 orang, terdiri dari 354 jemaah dan enam petugas pendamping.
















