Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sopir Mobil Tangki Dirampok di Belawan, Korban Alami Luka Serius

Sopir Mobil Tangki Dirampok di Belawan, Korban Alami Luka Serius
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Medan, IDN Times - Aksi premanisme di Belawan menyasar pekerja khususnya sopir truk yang saban hari melintas. Kali ini, yang menjadi korban adalah sopir bernama Muhammad Irfan dan rekannya Toib Ritonga.

Mereka mengalami luka tusuk dari senjata tajam usai menolak memberikan uang pungutan liar kepada komplotan preman yang mengganggunya bekerja. Akibatnya, mereka mendapatkan luka serius dan kini dirawat intensif di rumah sakit.

1. Dua preman ditangkap usai rampok sopir mobil tangki di Belawan

Videoshot_20251220_164403.jpg
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Iptu Agus Purnomo (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, melalui keterangan resminya membenarkan kejadian tersebut. Kini, pihaknya telah menangkap 2 preman yang merampok sopir mobil tangki itu.

"Unit Pidum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang sempat beredar di media sosial. Dalam perkembangan perkara ini, petugas telah mengamankan dua orang pelaku," terang Agus, Selasa (21/4/2026).

Dua pelaku yang ditangkap Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan yakni bernama Rahman Fadilla (27 tahun) dan Saut Togar Paringotan Sinaga (26 tahun). Mereka merupakan bagian dari komplotan preman yang menusuk sopir tangki dan kernetnya.

"Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku yang diamankan telah mengakui perbuatannya. Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan guna memburu pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi tersebut," lanjutnya.

2. Korban diberhentikan paksa usai bekerja, komplotan pelaku minta sisa minyak hasil bongkaran

IMG_20250103_102707.jpg
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Agus tak urung menceritakan kronologis aksi perampokan itu. Peristiwa disebutnya bermula pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 21.20 WIB saat kedua korban sedang bekerja.

"Korban yang merupakan sopir mobil tangki minyak dari PT Indra Angkola, yakni Muhammad Irfan dan rekannya Toib Ritonga, baru saja selesai melakukan pembongkaran minyak di wilayah Ujung Baru, Medan Belawan," ungkap Agus.

Saat dalam perjalanan pulang, kendaraan korban dihentikan oleh 5 orang pria yang tidak dikenal. Para pelaku tanpa basa-basi meminta sisa minyak bongkaran.

"Namun karena tidak sesuai, salah satu pelaku naik ke sisi pintu sopir dan meminta uang sebesar Rp10 ribu. Korban hanya memberikan Rp3 ribu, namun pelaku tidak terima dan kemudian memaksa meminta handphone korban," bebernya.

3. Ditusuk senjata tajam, sopir dan kernet alami luka serius

ilustrasi pasien di rumah sakit (pexels.com/Anna Shvets)
ilustrasi pasien di rumah sakit (pexels.com/Anna Shvets)

Korban sontak melawan usai para pelaku memaksa merebut ponsel miliknya. Namun pada momen bersitegang itu, salah para pelaku mengeluarkan celurit dan pisau yang sudah mereka siapkan.

"Salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa pisau dan menusuk paha kanan dan kiri Muhammad Irfan, menyebabkan luka koyak. Tak hanya itu, pelaku lainnya juga menyerang Toib Ritonga menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga mengalami luka di bagian punggung," cerita Agus.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka serius. Mereka kini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit.

"Di Jalan Kampung Salam, Kecamatan Belawan Bahari, petugas mengamankan para pelaku beserta barang bukti. Lalu membawanya ke Mako Polres Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Agus.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Sopir Mobil Tangki Dirampok di Belawan, Korban Alami Luka Serius

21 Apr 2026, 11:51 WIBNews