Batam, IDN Times - Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam dan Sabang kerap lebih rendah dibandingkan wilayah lain di Sumatera, bahkan disebut sebagai yang paling kompetitif di Indonesia. Kondisi ini tidak terjadi tanpa sebab, melainkan dipengaruhi oleh kebijakan fiskal dan karakteristik khusus kawasan tersebut.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, kawasan FTZ merupakan wilayah dengan perlakuan khusus sebagaimana diatur dalam berbagai regulasi pemerintah.
“Kawasan Free Trade Zone (FTZ) adalah wilayah khusus yang ditetapkan pemerintah dengan berbagai insentif fiskal dan kepabeanan, seperti pembebasan bea masuk, PPN, hingga PPnBM. Tujuannya untuk menarik investasi dan mendorong perdagangan internasional,” kata Fahrougi, Jumat (3/4/2026).
