Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapal Ikan Terbakar di Gabion Belawan, 70 Persen Hangus

Kota Medan
Kapal Ikan Terbakar di Gabion Belawan, 70 Persen Hangus
Kapal ikan KM Cendrawasih Laut terbakar saat sedang tambat di kawasan Pelabuhan Perikanan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan, Minggu (23/8/2026). (Dok: Posal Medan Labuhan Kodaeral I )
  • KM Cendrawasih Laut terbakar saat tambat di Pelabuhan Perikanan Gabion, Medan Belawan, Minggu (23/8/2026), diduga akibat korsleting blower di kamar mesin yang menyambar tangki bahan bakar.
  • Api muncul sekitar pukul 14.30 WIB setelah pembongkaran hasil tangkapan dan perbaikan blower. Upaya awal kru serta kapal sekitar gagal menahan kobaran yang cepat membesar.
  • Sembilan mobil pemadam dikerahkan bersama personel Posal Medan Labuhan untuk mengamankan kapal lain. Api padam pukul 18.00 WIB; 70 persen kapal rusak tanpa korban jiwa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times – Kapal ikan KM Cendrawasih Laut terbakar saat sedang tambat di kawasan Pelabuhan Perikanan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan, Minggu (23/8/2026). Kobaran api diduga berasal dari korsleting blower di kamar mesin yang kemudian menyambar tangki bahan bakar.

Kapal berbobot 30 GT itu mengalami kerusakan berat dengan sekitar 70 persen bagian kapal terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB.

  1. 1. Percikan api yang diduga muncul akibat korsleting pada blower

    Ilustrasi kapal tenggelam. (IDN Times/Yuko Utami)
    Ilustrasi kapal tenggelam. (IDN Times/Yuko Utami)

    KM Cendrawasih Laut, kapal ikan jenis pukat tri milik Acin, sebelumnya tiba di Dermaga Ikan Gabion untuk membongkar hasil tangkapan. Setelah proses bongkar selesai, dua anggota mesin melakukan perbaikan blower di kamar mesin dengan pengawasan Udin Bas.

    “Sekitar pukul 14.30 WIB, percikan api yang diduga muncul akibat korsleting pada blower di atas tangki bahan bakar memicu kebakaran. Udin bersama Gultom selaku penjaga kapal sempat berupaya memadamkan api dengan bantuan kapal-kapal di sekitar lokasi,” ujar Kadispen Kodaeral I, Kolonel Wahyu Kurniawan dalam keterangan kepada awak media, Senin (24/8/2026).

  2. 2. Koordinasi dengan kapal sekitar

    ilustrasi kapal tenggelam (IDN Times/Novaya)
    ilustrasi kapal tenggelam (IDN Times/Novaya)

    Namun, kobaran api dengan cepat membesar. Pengurus gudang kemudian dihubungi dan meneruskan informasi kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran.

    Mendapat laporan kebakaran, personel Posal Medan Labuhan Kodaeral I langsung bergerak ke lokasi. Babinpotmar Posal Medan Labuhan mengamankan area kejadian sekaligus melakukan pengamanan di perairan menggunakan speedboat.

    “Personel juga berkoordinasi dengan kapal-kapal lain di sekitar lokasi untuk membantu menyelamatkan kapal yang berpotensi ikut terdampak kobaran api. Selain itu, personel Posal turut membantu proses pemadaman dan berkoordinasi dengan unsur terkait,” ujarnya.

  3. 3. Sebanyak 9 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan

    Ilustrasi kapal tenggelam. (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi kapal tenggelam. (IDN Times/Arief Rahmat)

    Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar ke kapal lain yang sedang berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Gabion serta menjaga aktivitas pelayaran tetap aman.

    Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan dikerahkan untuk memadamkan api di KM Cendrawasih Laut. Sekitar pukul 18.00 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan proses cooling down untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

    Posal Medan Labuhan Kodaeral I masih memantau kondisi di lokasi dan melaporkan perkembangannya kepada komando atas. Dalam kejadian ini, KM Cendrawasih Laut mengalami kerusakan berat, dengan sekitar 70 persen bagian kapal terbakar, sementara tidak ada korban jiwa.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More