Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KAI Sumut Tambah Jadwal Kereta ke Lubuk Pakam Deli Serdang
Stasiun Kereta Api Lubuk Pakam (Dok. KAI Divre I Sumut)
  • Jumlah penumpang Stasiun Lubuk Pakam naik 6 persen pada semester I 2026, mencapai 38.592 pelanggan dibanding periode sama tahun sebelumnya.
  • Stasiun Lubuk Pakam berlokasi strategis di pusat pemerintahan Deli Serdang dan memiliki nilai historis sejak era kolonial, kini tampil modern dengan fasilitas baru.
  • KAI menambah jadwal perjalanan menjadi 14–16 kali per hari dan menguji coba empat perjalanan tambahan relasi Medan–Lubuk Pakam mulai 1 Juli 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
7 Februari 1890

Bangunan lama Stasiun Lubuk Pakam resmi beroperasi bersamaan dengan peresmian jalur Serdang–Perbaungan oleh Deli Spoorweg Maatschappij (DSM).

2021

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan membangun bangunan baru Stasiun Lubuk Pakam dengan fasilitas modern dan lebih representatif.

Januari–Juni 2026

Jumlah penumpang di Stasiun Lubuk Pakam mencapai 38.592 pelanggan, meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya.

1 Juli 2026

KAI Bandara memulai uji coba penambahan empat perjalanan kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam pulang pergi untuk memperkuat konektivitas.

kini

Stasiun Lubuk Pakam melayani 14 jadwal perjalanan pada hari kerja dan 16 perjalanan pada akhir pekan serta hari libur, menjadi pusat mobilitas penting di Deli Serdang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara menambah jadwal perjalanan kereta di Stasiun Lubuk Pakam untuk relasi Medan–Lubuk Pakam guna mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.
  • Who?
    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatra Utara melalui Manager Humas Anwar Yuli Prastyo serta KAI Bandara sebagai anak perusahaan yang melakukan uji coba tambahan perjalanan.
  • Where?
    Stasiun Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang berada di pusat pemerintahan daerah dan menjadi penghubung utama menuju Kota Medan.
  • When?
    Peningkatan layanan berlaku mulai 1 Juli 2026, setelah mencatat pertumbuhan penumpang sepanjang Januari hingga Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Why?
    Kebijakan ini dilakukan karena volume pengguna kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam meningkat sekitar enam persen, menunjukkan kebutuhan transportasi masyarakat yang semakin tinggi.
  • How?
    KAI menambah empat perjalanan pulang pergi relasi Medan–Lubuk Pakam dan mengoperasikan total 14 hingga 16 jadwal harian dengan berbagai jenis layanan dari ekonomi hingga eksekutif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang sekarang naik kereta di Stasiun Lubuk Pakam. Katanya penumpang makin banyak tahun ini. Tempatnya dekat kantor bupati, jadi ramai orang kerja ke sana. Stasiunnya sudah tua tapi sekarang bagus dan modern. Tiap hari ada banyak jadwal kereta, dan akhir pekan tambah lagi. Sekarang KAI juga mau tambah perjalanan baru supaya orang lebih mudah jalan-jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peningkatan jumlah penumpang di Stasiun Lubuk Pakam menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan kereta api yang aman dan nyaman. Modernisasi fasilitas serta penambahan jadwal perjalanan memperlihatkan komitmen KAI dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan publik, sekaligus menjaga nilai historis stasiun yang telah menjadi bagian penting mobilitas Deli Serdang selama lebih dari satu abad.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara mencatat peningkatan jumlah penumpang di Stasiun Lubuk Pakam sepanjang semester I tahun 2026.

Sebab, volume pengguna kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam tumbuh 6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

1. Penumpang yang memanfaatkan Stasiun Lubuk Pakam mencapai 38.592 pelanggan

Stasiun Kereta Api Lubuk Pakam (Dok. KAI Divre I Sumut)

Manager Humas KAI Divre I Sumatra Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan jumlah penumpang yang memanfaatkan Stasiun Lubuk Pakam selama Januari–Juni 2026 mencapai 38.592 pelanggan. Angka tersebut naik dari 36.243 pelanggan pada semester I 2025.

“Peningkatan ini mencerminkan semakin vitalnya peran Stasiun Lubuk Pakam dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Kepercayaan publik terus tumbuh terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau,” ujar Anwar.

2. Berada di pusat pemerintahan Deli Serdang

Stasiun Kereta Api Lubuk Pakam (Dok. KAI Divre I Sumut)

Anwar menjelaskan, Stasiun Lubuk Pakam memiliki posisi strategis karena berada tepat di pusat pemerintahan Kabupaten Deli Serdang. Lokasinya yang dekat dengan Kantor Bupati dan Kantor DPRD Deli Serdang menjadikan stasiun ini sebagai urat nadi mobilitas ASN, pelaku bisnis, hingga masyarakat yang memiliki urusan administratif.

Selain strategis secara geografis, stasiun ini juga memiliki nilai historis. Bangunan lama Stasiun Lubuk Pakam dibangun pada masa kolonial Hindia Belanda oleh Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) dan resmi beroperasi bersamaan dengan peresmian jalur Serdang–Perbaungan pada 7 Februari 1890. Dengan demikian, bangunan stasiun lama tersebut telah berusia 136 tahun.

Menjawab kebutuhan zaman, wajah Stasiun Lubuk Pakam kini telah modern. Pada 2021, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan membangun bangunan baru dengan fasilitas lebih representatif, termasuk atap peneduh dan peron tinggi untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pelanggan.

3. Layani 14-16 perjalanan per hari

Stasiun Kereta Api Lubuk Pakam (Dok. KAI Divre I Sumut)

Sebagai hub transportasi yang sibuk, Stasiun Lubuk Pakam melayani frekuensi perjalanan tinggi. Setiap hari kerja terdapat 14 jadwal perjalanan kereta api yang berhenti di stasiun ini. Jumlahnya meningkat menjadi 16 perjalanan pada akhir pekan dan hari libur seiring beroperasinya KA Sribilah Fakultatif.

Berbagai jenis kereta antarkota dan lokal melayani masyarakat di stasiun ini, di antaranya KA Putri Deli, KA Sribilah Utama, KA Sribilah Fakultatif, dan KA lokal Siantar Ekspres.

“Dari Stasiun Lubuk Pakam, para pelanggan memiliki berbagai pilihan perjalanan dan jadwal untuk melakukan perjalanan ke kota tujuan. Pilihannya juga mencakup sisi pelayanan, mulai dari kereta dengan harga tiket ekonomis hingga kelas eksekutif yang menawarkan kenyamanan lebih,” kata Anwar.

Untuk memperkuat konektivitas, KAI Bandara selaku anak perusahaan KAI juga melakukan uji coba penambahan empat perjalanan kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam pulang pergi mulai 1 Juli 2026.

“Sebagai stasiun yang telah berusia lebih dari satu abad dan terletak di jantung pemerintahan Deli Serdang, Stasiun Lubuk Pakam terus didorong menjadi pusat integrasi transportasi yang andal. KAI Divre I Sumut berkomitmen menjaga dan meningkatkan fasilitas di stasiun ini agar pengalaman perjalanan yang menyenangkan dapat terus dirasakan masyarakat Sumatera Utara, khususnya Deli Serdang,” tutup Anwar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article