Stasiun Kereta Api Lubuk Pakam (Dok. KAI Divre I Sumut)
Sebagai hub transportasi yang sibuk, Stasiun Lubuk Pakam melayani frekuensi perjalanan tinggi. Setiap hari kerja terdapat 14 jadwal perjalanan kereta api yang berhenti di stasiun ini. Jumlahnya meningkat menjadi 16 perjalanan pada akhir pekan dan hari libur seiring beroperasinya KA Sribilah Fakultatif.
Berbagai jenis kereta antarkota dan lokal melayani masyarakat di stasiun ini, di antaranya KA Putri Deli, KA Sribilah Utama, KA Sribilah Fakultatif, dan KA lokal Siantar Ekspres.
“Dari Stasiun Lubuk Pakam, para pelanggan memiliki berbagai pilihan perjalanan dan jadwal untuk melakukan perjalanan ke kota tujuan. Pilihannya juga mencakup sisi pelayanan, mulai dari kereta dengan harga tiket ekonomis hingga kelas eksekutif yang menawarkan kenyamanan lebih,” kata Anwar.
Untuk memperkuat konektivitas, KAI Bandara selaku anak perusahaan KAI juga melakukan uji coba penambahan empat perjalanan kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam pulang pergi mulai 1 Juli 2026.
“Sebagai stasiun yang telah berusia lebih dari satu abad dan terletak di jantung pemerintahan Deli Serdang, Stasiun Lubuk Pakam terus didorong menjadi pusat integrasi transportasi yang andal. KAI Divre I Sumut berkomitmen menjaga dan meningkatkan fasilitas di stasiun ini agar pengalaman perjalanan yang menyenangkan dapat terus dirasakan masyarakat Sumatera Utara, khususnya Deli Serdang,” tutup Anwar.