Mau 'War BBM' Tengah Malam, Ini Alamat 40 SPBU yang Buka 24 Jam di Medan

- Antrean panjang BBM di Medan terjadi selama lima hari terakhir, menyebabkan kemacetan di sejumlah titik kota akibat tingginya permintaan bahan bakar.
- Pertamina Patra Niaga memastikan terminal dan SPBU beroperasi 24 jam, menambah 30 mobil tangki serta memperkuat personel untuk mempercepat distribusi BBM di Sumatera Utara.
- Perusahaan menegaskan tidak ada aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki dan berkomitmen menjaga keandalan distribusi melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.
Medan, IDN Times - Antrean panjang di sejumlah SPBU Kota Medan terjadi sejak 5 hari lalu. Hampir semua SPBU tumpah ruah antrean BBM hingga ke badan jalan berkilo-kilometer. Akibatnya kemacetan juga terjadi di sejumlah titik Kota Medan terutama yang berada di sekitar SPBU.
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat upaya percepatan normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara dan memastikan operasional Integrated Terminal Medan Group berjalan lancar selama 24 jam.
Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo mengatakan Pertamina Patra Niaga terus memastikan Integrated Terminal Medan Group beroperasi secara lancar selama 24 jam serta mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe yang juga beroperasi selama 24 jam untuk mendukung percepatan penyaluran BBM ke SPBU di wilayah Sumatera Utara.
Hari menambahkan selain memperkuat operasional terminal, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan pelayanan di SPBU. Sejumlah SPBU di wilayah terdampak Kota Medan dioperasikan selama 24 jam agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah.
"Saat ini, stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU," ujar Hari.
Penguatan Awak Mobil Tangki (AMT) oleh Elnusa Petrofin selaku mitra transportasi terus diperkuat melalui kerja sama dengan Bekang TNI guna mendukung kelancaran operasional distribusi.
“Kami memastikan seluruh infrastruktur distribusi di wilayah Sumatera Utara bekerja secara maksimal. Operasional terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel Awak Mobil Tangki, hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam merupakan langkah percepatan yang kami lakukan agar distribusi BBM dapat kembali normal secepat mungkin. Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses distribusi berjalan lancar,” ujar Hari.
Hari pun menyampaikan bahwa tidak terdapat aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki (AMT). Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan distribusi BBM dengan memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi maupun pelayanan kepada masyarakat. Apabila terdapat personel yang terbukti tidak menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, mitra transportasi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat proses normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina.
Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135.
Untuk kamu yang ingin antre BBM tengah malam alias 'War BBM', berikut daftar alamat 40 SPBU di Kota Medan yang beroperasi 24 jam:










![[BREAKING] Tapteng Banjir Lagi, Warga Bertahan di Rumah](https://image.idntimes.com/post/20260702/190771_04c2273c-577c-4dad-a3e0-179ea9f7079d.jpg)












