HUT ke-78 Sumut, Sejumlah Klaim Bobby dari Kemiskinan Hingga Pengganggu

- Bobby Nasution memaparkan capaian pembangunan Sumut pada HUT ke-78, dengan pertumbuhan ekonomi 4,53 persen dan penurunan kemiskinan menjadi 7,24 persen serta pengangguran 5,32 persen.
- Indeks Pembangunan Manusia Sumut naik ke 76,47 poin dan pelayanan publik dinilai sangat baik dengan kepuasan masyarakat mencapai 95,62 poin serta raihan WTP ke-11 berturut-turut.
- Meski banyak kemajuan, Bobby menyoroti tantangan besar seperti bencana banjir dan longsor serta tingginya kasus narkoba yang menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumut.
Medan, IDN Times - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memanfaatkan momentum Hari Jadi ke-78 Sumut untuk memaparkan capaian pembangunan daerah. Dalam rapat paripurna di DPRD Sumut, ia mengklaim sejumlah indikator—dari ekonomi hingga pelayanan publik—menunjukkan tren positif.
1. Ekonomi tumbuh, kemiskinan ditekan

Dalam pidatonya, Bobby menyebut pertumbuhan ekonomi Sumut berada di angka 4,53 persen. Kontribusinya terhadap ekonomi Pulau Sumatera bahkan mencapai 23,52 persen.
Tak hanya itu, angka kemiskinan diklaim turun menjadi 7,24 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional 8,25 persen. Tingkat pengangguran terbuka juga disebut menurun ke angka 5,32 persen.
“Kita meyakini kolaborasi mampu menggerakkan potensi besar daerah, mulai dari wilayah pantai barat hingga pesisir timur, dari pegunungan Bukit Barisan hingga Kepulauan Nias,” ujar Bobby Nasution.
2. IPM hingga layanan publik ikut naik

Selain ekonomi, Bobby juga menyoroti peningkatan kualitas hidup masyarakat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut kini berada di angka 76,47 poin, melampaui rata-rata nasional.
Di sektor pelayanan, Indeks Pelayanan Publik mencapai 4,27 poin dengan kategori sangat baik. Tingkat kepuasan masyarakat bahkan diklaim menyentuh 95,62 poin. Sementara itu, Pemprov Sumut kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut.
3. Masih ada PR: bencana dan narkoba

Di tengah capaian tersebut, Bobby mengakui masih ada tantangan yang belum tuntas. Bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor masih kerap terjadi di sejumlah wilayah.
Selain itu, persoalan narkoba juga menjadi sorotan serius. Menurutnya, isu ini berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di Sumut.
“Untuk pembangunan SDM, kita masih dihadapkan pada tantangan serius, yakni pengguna narkoba yang cukup tinggi. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian yang benar-benar serius dan berkelanjutan terhadap persoalan ini,” ucapnya.
















![[QUIZ] Kamu Pilih Mobil Listrik atau Bensin? Ini Bisa Jadi Pertimbangan](https://image.idntimes.com/post/20260412/1000365125_eed4399d-b5d7-42e4-9022-5c669d44756d.jpg)

