Pencarian Hari Keempat, Mahasiswa Hilang di Danau Toba Belum Ditemukan

Toba, IDN Times - Memasuki hari keempat pencarian, korban tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun, Danau Toba, belum juga ditemukan. Tim gabungan terus memperluas area pencarian, namun hingga Selasa (14/4/2026) sore, hasil masih nihil.
Korban diketahui bernama Cristoper Rustam Muda Dua (21), mahasiswa semester dua salah satu perguruan tinggi di Medan. Ia dilaporkan tenggelam pada Sabtu (11/4/2026) saat berada di kawasan Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba.
Sejak pagi, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, kepolisian, serta tim penyelam dari pihak swasta kembali melakukan penyisiran di titik terakhir korban terlihat. Pencarian dilakukan melalui kombinasi metode, mulai dari penyisiran permukaan hingga penyelaman di lokasi yang dicurigai.
Untuk mempercepat proses pencarian, Basarnas turut mengerahkan alat pendeteksi tubuh di dalam air. Upaya ini dilakukan guna memaksimalkan kemungkinan deteksi korban di bawah permukaan Danau Toba.
“Untuk pencarian saat ini tim gabungan memperluas pencarian korban dengan radius 200 meter dari titik lokasi korban tenggelam dengan titik selam di kedalaman 40 meter,” ujar Plt Kasi Humas Polres Toba Ipda Khairudin, Selasa (14/4/2026).
Meski berbagai metode telah digunakan, kondisi perairan dan faktor cuaca menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.
Pada sore hari, pencarian sempat dihentikan sementara akibat hujan yang mengguyur lokasi. Tim kemudian melanjutkan pencarian secara terbatas hingga malam hari, namun belum membuahkan hasil.
Sementara itu, keluarga korban masih bertahan di lokasi dengan harapan korban segera ditemukan. Dukungan masyarakat sekitar juga terus mengalir, baik dalam bentuk tenaga maupun logistik bagi tim pencari.
Pencarian direncanakan berlangsung hingga tujuh hari sejak korban dilaporkan tenggelam, dengan evaluasi lanjutan dari Basarnas. Hingga hari keempat, operasi pencarian masih terus dilanjutkan.
















