Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tabrak Istri Marinir sampai Terseret, 2 Debt Collector Diamuk Massa

Tabrak Istri Marinir sampai Terseret, 2 Debt Collector Diamuk Massa
2 debt collector diamuk massa di Medan Amplas (dok.istimewa)
Intinya Sih
  • Dua debt collector diamuk massa di Jalan SM Raja, Medan, setelah mencoba menarik paksa mobil Toyota Calya milik seorang prajurit TNI AL dan istrinya.
  • Saat penarikan berlangsung, istri marinir terseret dan luka-luka akibat tertabrak mobil yang direbut oleh salah satu debt collector berinisial J.
  • Warga yang marah memukuli dua pelaku hingga babak belur sebelum polisi datang, sementara kedua pihak akhirnya sepakat berdamai tanpa laporan hukum.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times - Masyarakat dan pengguna jalan dikejutkan atas insiden 2 pria diamuk massa di Jalan SM Raja, Medan Amplas. Usai diusut oleh petugas berwajib, keduanya merupakan petugas debt collector kendaraan.

Mereka sempat menarik kembali mobil Toyota Calya yang saat itu dikendarai seorang prajurit TNI AL bersama sang istri. Keadaan semakin keruh kala terjadi insiden yang membuat istri marinir terseret usai tertabrak mobil yang direbut paksa itu.

1. Bermula dari penarikan kendaraan kembali oleh pihak leasing

-
ilustrasi Debt Collector (IDN Times/Aditya Pratama)

Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora membenarkan insiden 2 pria diamuk massa itu. Ia menerangkan bahwa mereka merupakan pihak leasing.

"Peristiwanya begini, unit jenis Calya Silver tahun 2017 ini di Jakarta keberadaan awalnya, terus sampailah ke Medan mobil ini. Setelah di Medan, pihak leasing dari Jakarta melimpahkan penagihannya ke PT Gorkat. Kemudian pimpinan dari PT Gorkat mengeluarkan surat tugas terhadap 2 orang untuk dilakukan penagihan," ujar Daulat, Rabu (15/4/2026).

Surat tugas yang diberikan disebut Daulat memang hanya untuk 2 orang. Namun saat itu ada 4 orang lagi pengikutnya sehingga totalnya ada 6 orang yang menagih mobil tersebut.

"Jadi pada Senin 13 April semalam, terdeteksi mereka mobil Calya silver ini di Jalan SM Raja Medan sebelum flyover. Kemudian, mereka menghadang lah mobil ini. Ternyata di dalam mobil ini ada suami istri, suaminya angkatan laut bernama Serda M," lanjutnya.

2. Istri marinir terseret dan luka-luka akibat tertabrak mobil yang disita debt collector

-
ilustrasi pasien di rumah sakit (pexels.com/Anna Shvets)

6 debt collector ini berbagi tugas usai menghentikan mobil Calya yang ditumpangi Serda M. Ada yang bertugas menghadang menggunakan mobil mereka dan ada yang menghimbau untuk menyuruh pemilik mobil keluar.

"Setelah Serda M ini keluar, ia dalam posisi memegang kunci. Kemudian, tiba-tiba salah satu dari 6 orang ini berinisial J langsung merampas kunci mobil dan melarikan mobil tersebut," jelas Daulat.

Saat debt collector berinisial J hendak membawa mobil itu, istri Serda M sedang berada di samping mobilnya. Sehingga saat mobil melaju, kaca spion mobil menyenggol korban sehingga ia terhempas ke jalan dan luka-luka.

"Jadi istrinya si Serda M ini sempat terseret ke badan jalan dan mengalami luka-luka," jelas Daulat.

3. Warga geram dan ramai-ramai memukul debt collector

-
2 debt collector diamuk massa di Medan Amplas (dok.istimewa)

Insiden ini sontak mengundang perhatian masyarakat di sekitar. Mereka yang bersimpati langsung menghentikan para pelaku. Akibat emosi yang tak terbendung, para pelaku dipukul massa.

"Akibatnya, 4 orang melarikan diri dan 2 lainnya tertangkap warga. Hingga pada akhirnya pihak Polsek Patumbak datang ke lokasi. 2 orang digebukin hingga bonyok-bonyok," rinci Daulat.

Karena terseret dan luka-luka, istri Serda M hendak buat laporan. Namun kedua belah pihak mempertimbangkan untuk berdamai.

"Hasilnya akhirnya, mobil Calya warna silver tersebut tidak jadi ditarik atau dipulangkan dan istri dari Serda M tidak jadi buat laporan polisi. Sekarang sudah berdamai, pihak leasing telah membuat pernyataan tidak akan menarik mobil tersebut," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More