Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini Saat Sahur, Biar Gak Lemas!
Ilustrasi gorengan (vecteezy.com/Dani Iksan)
  • Sahur penting untuk menjaga energi selama puasa, namun pemilihan makanan dan minuman harus tepat agar tubuh tetap kuat sepanjang hari.
  • Makanan pedas, asin, tinggi lemak, serta karbohidrat sederhana sebaiknya dihindari karena bisa memicu haus, gangguan pencernaan, dan rasa lapar lebih cepat.
  • Kopi juga tidak disarankan saat sahur karena sifat asam dan diuretiknya dapat menyebabkan maag kambuh serta meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sahur sangat bermanfaat untuk tubuh selama puasa Ramadan. Untuk itu makanan dan minuman yang disantap harus yang membuat tubuh bertenaga.

Tidak sembarangan makanan dan minuman bisa dikonsumsi selama sahur. Berikut yang perlu dihindari untuk makanan atau minuman saat sahur dilansir dari Halodoc.

1. Makanan pedas

ilustrasi membuat sambal cumi mercon (pexels.com/Los Muertos Crew)

Makanan pedas selalu menggugah selera. Banyak orang yang gak selera makan kalau gak ada sambal atau makanan pedas lainnya. 

Rasa pedas membuat cepat haus. Apalagi untuk pengidap maag. Sebaiknya hindari sahur dengan makanan pedas karena dapat memicu kenaikan asam lambung dan sakit perut.

2. Makanan dengan rasa asin

ilustrasi telur asin (vecteezy.com/anzzmedia)

Selain makanan pedas, makanan asin juga sebaiknya dihindari. Soalnya makanan dengan rasa asin mengandung natrium. Hal itu membuat darah meningkat. Selain itu juga membuat kamu merasa haus. 

Selain itu juga jika mengandung penyedap rasa yang berlebihan. Sebaiknya dihindari karena bisa buat kamu cepat haus.

3. Karbohidrat sederhana

ilustrasi roti gandum (freepik.com/freepik)

Ada juga orang yang suka mengonsumsi karbohidrat sederhana. Seperti roti. Tapi itu tidak disarankan. Tapi itu hanya buat kenyang sebentar.

Jadi kamu akan merasa lebih cepat lapar. Soalnya itu bisa makanan itu lebih cepat diserap tubuh. Makanya lebih disarankan makan nasi merah, oat, atau gandum. 

4. Asupan tinggi lemak

ilustrasi lemak sapi (pixabay.com)

Kandungan lemak yang tinggi juga membuat sistem pencernaan bekerja lebih cepat dan dapat menyebabkan diare. Apalagi makanan dengan kandungan lemak yang tinggi membuat pengosongan perut menjadi lebih lambat yang menjadikan sembelit semakin buruk. 

5. Minum kopi

ilustrasi minum kopi (pexels.com/Viktoria Alipatova)

Bagi orang yang biasa sarapan dengan kopi di pagi hari tentu tak bisa melepaskan kebiasaan minum kopi itu ketika puasa. Makanya ada yang menggantinya dengan minum kopi saat sahur. 

Padahal kopi juga bersifat asam. Tentu tidak baik untuk pengidap maag. Selain itu kopi bersifat diuretik, sehingga bikin buang air kecil secara terus-menerus. Kopi menstimulus kerja dari usus besar untuk melakukan pembuangan lebih cepat. Apalagi bisa memicu bau mulut. 

Editorial Team