Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
FJPI dan Komunitas Seni Gelar Festival Medan Merdeka, Ini Rangkaiannya
Tim Festival Medan Merdeka (Dok. FJPI)
  • FJPI bersama komunitas seni Medan menggelar Festival Medan Merdeka pada 29 Agustus–5 September 2026 di Rumah Budaya Tangga, melibatkan jurnalis perempuan, seniman, mahasiswa, arsitek, dan UMKM.
  • Festival menghadirkan pameran fotografi, tulisan, lukisan, sketsa, maket ikon Medan, serta grafis woodcut; rangkaiannya juga mencakup workshop journaling, melukis art healing, dan woodcut.
  • Bazar kuliner serta kerajinan UMKM berlangsung pada 29–30 Agustus dan 5 September, sementara festival menjadi ruang perjumpaan lintas komunitas untuk mendukung ekosistem seni, pendidikan, media, dan ekonomi kreatif Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
29 Agustus 2026

Festival Medan Merdeka dimulai di Rumah Budaya Tangga, Medan. Bazar UMKM turut digelar.

30 Agustus 2026

Workshop Journaling serta workshop melukis untuk art healing digelar. Bazar UMKM kembali berlangsung.

5 September 2026

Festival berakhir dengan workshop grafis woodcut oleh Unimed Visual Art bersama Onggal Sihite. Bazar UMKM juga digelar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Festival Medan Merdeka digelar dengan pameran karya, workshop kreatif, dan bazar UMKM untuk merayakan bulan kemerdekaan serta mempertemukan komunitas lintas bidang.
  • Who?
    FJPI berkolaborasi dengan Rumah Budaya Tangga, Unimed Visual Art, PWPM, Urban Sketchers, jurnalis perempuan, seniman, arsitek, mahasiswa, dan pelaku UMKM.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Rumah Budaya Tangga, Jalan Letjen Suprapto, Kota Medan.
  • When?
    Festival berlangsung dari Sabtu, 29 Agustus 2026, hingga Jumat, 5 September 2026. Bazar UMKM dijadwalkan pada 29 dan 30 Agustus serta 5 September 2026.
  • Why?
    FJPI dan komunitas seni mengadakan festival untuk merayakan kemerdekaan melalui karya jurnalis perempuan dan seniman Medan, sekaligus mendorong ekosistem seni, kreativitas, pendidikan, dan ekonomi kreatif.
  • How?
    Festival dilaksanakan melalui pameran fotografi, tulisan, lukisan, sketsa, maket, dan woodcut; workshop journaling, melukis art healing, serta grafis woodcut; juga bazar kuliner dan kerajinan UMKM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
FJPI dan teman-teman seni membuat Festival Medan Merdeka di Rumah Budaya Tangga, Medan. Acara ini dari 29 Agustus sampai 5 September 2026. Ada foto, tulisan, lukisan, dan sketsa. Ada juga belajar menulis, melukis, dan membuat gambar kayu. UMKM menjual makanan dan kerajinan. Warga Medan diajak datang bersama keluarga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Festival Medan Merdeka memperlihatkan bagaimana perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang kreatif yang mempertemukan jurnalis perempuan, seniman, mahasiswa, arsitek, dan UMKM. Kehadiran pameran, workshop, serta bazar membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati karya, belajar bersama, dan mengenal produk lokal dalam suasana kolaboratif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) berkolaborasi dengan sejumlah komunitas seni di Medan menggelar Festival Medan Merdeka (FMM). Kegiatan ini mempertemukan jurnalis perempuan, pegiat seni, arsitek, mahasiswa, hingga pelaku UMKM dalam rangka merayakan bulan kemerdekaan.

Festival berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) hingga Jumat (5/9/2026) di Rumah Budaya Tangga, Jalan Letjen Suprapto, Medan.

Kolaborasi ini digagas FJPI bersama Rumah Budaya Tangga, Unimed Visual Art, Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM), Urban Sketchers, dan sejumlah pegiat seni di Kota Medan.

"Kita ingin merayakan kemerdekaan dengan membuat dan menampilkan karya para jurnalis perempuan bersama seniman perupa Kota Medan," kata Ketua Umum FJPI, Khairiah Lubis.

1. Pameran hingga workshop kreatif

Poster Festival Medan Merdeka (Dok. FJPI)

Selama sepekan, pengunjung dapat melihat beragam karya yang dipamerkan. Karya tersebut meliputi fotografi dan tulisan dari jurnalis perempuan, lukisan, sketsa, maket bangunan ikon Medan, hingga karya grafis woodcut dari komunitas yang terlibat.

Selain pameran, festival juga diisi rangkaian workshop. Pada Minggu (30/8/2026) pagi akan ada workshop Journaling yang dibawakan Dinda Jouhana, mantan jurnalis dan penulis. Di hari yang sama juga digelar workshop melukis untuk art healing bersama perupa Onggal Sihite dan Jimm Siahaan.

Pada hari terakhir, 5 September 2026, Unimed Visual Art akan mengadakan workshop grafis woodcut bersama Onggal Sihite.

2. Ruang UMKM dan ekonomi kreatif

Persiapan acara Festival Medan Merdeka (Dok. FJPI)

Festival Medan Merdeka juga memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bazar UMKM digelar pada 29 dan 30 Agustus serta 5 September 2026. Produk yang ditawarkan antara lain kuliner dan kerajinan tangan.

3. Festival ini juga menjadi ruang perjumpaan lintas komunitas

Tim Festival Medan Merdeka (Dok. FJPI)

Ketua Panitia, Jimm Siahaan, mengatakan festival ini tidak hanya menjadi agenda perayaan kemerdekaan, tetapi juga ruang perjumpaan lintas komunitas.

"Khusus kepada seluruh warga Kota Medan, pameran ini hadir bukan sekadar untuk dipandang, melainkan untuk kita rasakan bersama. Kami mengundang seluruh masyarakat, keluarga, pemuda, dan anak-anak untuk datang, menikmati keindahan karya para seniman kita, belajar di sesi workshop, serta mendukung produk-produk UMKM lokal," ujar Jimm.

"Mari kita ramaikan Festival Medan Merdeka ini sebagai ruang perjumpaan, tempat kita merayakan kreativitas, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta pada Kota Medan," tutupnya.

Panitia berharap festival ini dapat memperkuat ekosistem seni dan kreativitas di Kota Medan melalui kolaborasi antara media, seni, pendidikan, dan ekonomi kreatif.

Editorial Team

Related Article