Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Chitirai Paurnami Thiruvilla, Cara Hindu Tamil Rayakan Purnama Terbesar
Upacara chitirai paurnami thiruvilla di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • Umat Hindu Tamil di Medan merayakan Chitirai Paurnami Thiruvilla 2026 di Shri Bhatara Kaliamman Kuil, menjadi festival purnama terbesar dan pertama kali digelar di Kampung Lalang.
  • Purnama pertama tahun Tamil dimaknai sebagai momen doa untuk kehidupan yang lebih baik, dengan harapan kesejahteraan dan keharmonisan meningkat seiring sempurnanya cahaya bulan purnama.
  • Ritual kavadi dan tusuk lidah dijalankan sebagai bentuk nazar, cinta, serta pengorbanan kepada Tuhan setelah menjalani puasa atau vegetarian hingga 41 hari sebelum upacara berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
1 Mei 2026

Chitirai Paurnami Thiruvilla 2026 bertepatan dengan tanggal ini, dirayakan di dua kuil besar di Medan: Shri Mariamman Kuil dan Shri Bhatara Kaliamman Kuil.

3 Mei 2026

Umat Hindu Tamil menggelar Festival Purnama Pertama Tahun Tamil di Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang, Medan. Nilen menjelaskan makna purnama pertama sebagai momen doa dan pengabdian bagi umat Hindu.

kini

Festival Chitirai Paurnami menjadi upacara tahunan terbesar di Shri Bhatara Kaliamman Kuil, dengan harapan meningkatkan bakti dan moralitas umat Hindu Tamil di Medan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Perayaan tahunan Chitirai Paurnami Thiruvilla atau Festival Purnama Pertama Tahun Tamil digelar sebagai upacara suci umat Hindu Tamil di Medan, menandai bulan purnama pertama dalam kalender Tamil.
  • Who?
    Umat Hindu Tamil di Kota Medan bersama pengurus Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang, dipimpin oleh Ketua Kepengurusan Nilen, serta para peserta ritual nazar dan kavadi.
  • Where?
    Kegiatan berpusat di Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang dan juga berlangsung di Shri Mariamman Kuil Kampung Madras, Kota Medan, Sumatera Utara.
  • When?
    Festival dilaksanakan pada Minggu, 3 Mei 2026, bertepatan dengan perayaan Chitirai Paurnami yang jatuh pada 1 Mei 2026 dalam kalender Tamil.
  • Why?
    Upacara ini dilakukan untuk memanjatkan doa bagi kehidupan yang lebih baik serta sebagai bentuk pengabdian dan rasa syukur umat Hindu atas berkah yang diterima sepanjang tahun.
  • How?
    Ritual dijalankan melalui doa bersama, puasa hingga 41 hari bagi peserta nazar, serta prosesi kavadi dan tusuk lidah sebagai simbol cinta, pengorbanan, dan bakti kepada Tuhan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang Hindu Tamil di Medan datang ke kuil Shri Bhatara Kaliamman untuk pesta bulan purnama besar. Mereka berdoa supaya hidup jadi lebih baik dan semua senang. Ada orang yang tusuk lidah karena janji sama Tuhan, tanda cinta dan bakti. Sebelum itu mereka puasa lama. Sekarang semua orang bergembira di kuil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Festival Chitirai Paurnami Thiruvilla di Shri Bhatara Kaliamman Kuil menampilkan semangat kebersamaan dan pengabdian umat Hindu Tamil di Medan. Melalui doa, puasa, dan ritual nazar yang dijalani dengan tulus, perayaan ini menjadi wadah untuk memperkuat moralitas serta menumbuhkan harapan akan kehidupan yang lebih baik dan selaras dengan cahaya bulan purnama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Umat Hindu Tamil di Kota Medan kembali menggelar upacara suci tahunan Chitirai Paurnami Thiruvilla atau Festival Purnama Pertama Tahun Tamil. Perayaan ini dipusatkan di Shri Bhatara Kaliamman Kuil, Kampung Lalang, Medan, pada Minggu (3/5/2026).

Ketua Kepengurusan Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang, Nilen, menjelaskan untuk pertama kalinya Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang menggelar festival purnama terbesar untuk umat Hindu Tamil.

"Di sini kita sedang merayakan upacara suci Chitirai Paurnami Thiruvilla. Chitirai Purnami adalah bulan purnama yang terbesar selama 12 bulan. Dalam setahun, inilah bulan purnamanya. Dalam kalender Tamil, Chitirai disebut sebagai bulan purnama pertama setelah kita memasuki tahun baru Tamil atau tahun baru Hindu," jelas Nilen pada IDN Times.

1. Momentum doa untuk kehidupan yang lebih baik

Upacara chitirai paurnami thiruvilla di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Menurut Nilen, purnama pertama ini jadi momen penting bagi umat Hindu untuk memanjatkan doa.

"Umat Hindu berharap semua aspek ekonomi dan semua kehidupan, semua alam bisa lebih baik, bisa meningkat seperti sempurnanya cahaya bulan purnama tersebut. Bulan purnama ini sangat baik untuk memuja para dewa dan memohon untuk semua aspek dalam kehidupan kita," ujarnya.

2. Tusuk lidah sebagai tanda nazar, cinta, dan pengorbanan

Upacara chitirai paurnami thiruvilla di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Salah satu ritual yang paling menarik perhatian dalam Chitirai Paurnami adalah kavadi dan tusuk lidah. Nilen menegaskan, ritual ini adalah bentuk nazar.

"Orang tersebut nazar atau berniat sebagai bentuk membayar pengabdian, penghormatan, dan pengorbanan. Rasa sakit yang kita persembahkan kepada Tuhan dengan wujud cinta dan bakti kita yang tulus," kata Nilen.

Menurutnya, ritual nazar ini tidak mengenal batas usia. "Yang bernazar tidak ada kategori usia, semua bisa dari muda sampai tua. Nazar itu niat. Niat karena doa sudah terkabul, yang sudah dijanjikan sebagai sumpah pengabdian dan pengorbanan rasa sakit," jelasnya.

Sebelum menjalani ritual tusuk lidah, para peserta wajib berpuasa. "Mereka melakukan puasa 41 hari sesuai dengan kemampuannya. Ada juga yang tidak sanggup, tapi melakukannya dalam bentuk vegetarian selama 31 hari hingga 41 hari," tambah Nilen.

3. Upacara terbesar sepanjang tahun

Upacara chitirai paurnami thiruvilla di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Nilen menegaskan, Chitirai Paurnami punya kedudukan istimewa dibanding upacara lain.

"Perbedaannya dengan upacara sebelumnya adalah ini upacara tahunan yang dilakukan di kuil. Jadi, selama 12 bulan dari Januari sampai Desember, Chitirai Purnami ini merupakan upacara terbesar yang kita lakukan di kuil ini," tegasnya.

Dia berharap umat Hindu dapat meningkatkan bakti dan menjauhi hal negatif melalui upacara ini, sehingga ada perubahan positif bagi umat.

"Harapan kita dengan upacara seperti ini, umat Hindu bisa meningkatkan moralitasnya, tingkat bakti dan sarana kepada Tuhan, menjauhi hal-hal negatif, dan melebur tindakan yang tidak baik menjadi yang lebih baik," tutup Nilen.

Chitirai Paurnami Thiruvilla 2026 di Medan tahun ini bertepatan dengan 1 Mei 2026. Perayaan dipusatkan di dua kuil besar: Shri Mariamman Kuil di Kampung Madras dan Shri Bhatara Kaliamman Kuil di Kampung Lalang.

Editorial Team