Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cabai Merah Anjlok, Harga Daging Ayam Tertinggi di Gunung Sitoli
ilustrasi daging ayam (unsplash.com/Cristian Guillen)
  • Harga cabai merah turun di sejumlah pasar Sumatra Utara, termasuk Tanjung Morawa dari Rp35.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, dipicu pasokan melimpah dari Lubuk Cuik, Batubara.
  • Cabai rawit cenderung naik hingga Rp60.000-Rp67.000 per kilogram di Medan dan Deli Serdang, sementara daging ayam tertinggi tercatat di Gunung Sitoli sebesar Rp60.000 per kilogram.
  • Bawang, minyak goreng curah, dan beras medium relatif stabil; pengamat menilai fluktuasi harga dipengaruhi pasokan serta distribusi dari sentra produksi ke pasar Sumatra Utara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
akhir pekan lalu, 7 Agustus 2026

Cabai merah di Pasar Tradisional Tanjung Morawa ditransaksikan sekitar Rp35.000 per kilogram.

Senin (10/8/2026)

Harga kebutuhan pokok di Sumatra Utara bergerak bervariasi. Harga cabai merah turun di sejumlah pasar, sementara daging ayam di Gunung Sitoli mencapai Rp60.000 per kilogram.

Hari ini

Harga cabai merah di Pasar Tradisional Tanjung Morawa turun menjadi sekitar Rp28.000 per kilogram.

Saat ini

Cabai rawit di Kota Medan dan Deli Serdang ditransaksikan Rp60.000 hingga Rp67.000 per kilogram.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Harga cabai merah turun di sejumlah pasar Sumatra Utara, sementara cabai rawit, daging ayam, dan telur ayam cenderung naik. Daging ayam tertinggi tercatat Rp60.000 per kilogram di Gunung Sitoli.
  • Who?
    Pedagang dan konsumen di pasar tradisional Sumatra Utara terdampak perubahan harga. Pengamat ekonomi Gunawan Benjamin menyampaikan pasokan cabai dari Batubara memicu penurunan harga di Medan.
  • Where?
    Perubahan harga terpantau di Tanjung Morawa, Kota Medan, Deli Serdang, Sibolga, dan Gunung Sitoli, Sumatra Utara. Pasokan cabai merah berasal dari Lubuk Cuik, Batubara.
  • When?
    Pemantauan harga berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026. Harga cabai merah di Pasar Tradisional Tanjung Morawa dibandingkan dengan transaksi pada 7 Agustus 2026.
  • Why?
    Harga cabai merah turun karena pasokan dari sentra produksi Lubuk Cuik, Batubara, membanjiri pasar tradisional Kota Medan. Fluktuasi harga komoditas dipengaruhi pasokan dari daerah produksi ke pasar.
  • How?
    Cabai merah di Tanjung Morawa turun dari sekitar Rp35.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Cabai rawit naik Rp1.000-Rp2.000 per kilogram, sedangkan bawang, minyak goreng curah, dan beras relatif stabil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Harga cabai merah di Medan turun karena cabai datang banyak dari Batubara. Di Tanjung Morawa, harganya jadi Rp28.000 satu kilo. Tapi cabai rawit dan daging ayam naik. Daging ayam paling mahal ada di Gunung Sitoli, Rp60.000 satu kilo. Harga bawang, minyak, dan beras masih hampir sama. Pemerintah diminta melihat jalan barang ke pasar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Melimpahnya pasokan cabai merah dari sentra produksi Batubara memberi ruang penurunan harga di pasar-pasar tradisional Medan, termasuk di Tanjung Morawa. Di tengah pergerakan harga yang beragam, kestabilan beras, bawang, dan minyak goreng turut menunjukkan bahwa sejumlah kebutuhan harian masih diperdagangkan dalam rentang harga yang relatif terjaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Sumatra Utara pada awal pekan ini, Senin (10/8/2026), bergerak bervariasi. Harga cabai merah terpantau mengalami penurunan di sejumlah pasar tradisional, sementara harga daging ayam di Kota Gunung Sitoli menembus Rp60.000 per kilogram.

Berdasarkan pemantauan langsung, harga cabai merah di Pasar Tradisional Tanjung Morawa pada akhir pekan lalu, 7 Agustus 2026, ditransaksikan di kisaran Rp35.000 per kg. Hari ini harga turun menjadi sekitar Rp28.000 per kg.

1. Pasokan membanjiri pasar tradisional di Kota Medan

ilustrasi daging ayam (pexels.com/alleksana)

Penurunan serupa juga terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan. Melimpahnya pasokan dari sentra produksi cabai merah di Batubara, tepatnya Lubuk Cuik, disebut menjadi pemicu turunnya harga.

"Harga cabai merah mengalami penurunan di sejumlah pasar tradisional. Pasokan yang membanjiri pasar tradisional di Kota Medan dari wilayah produksi cabai merah Batubara menjadi pemicu penurunan harga," kata Pengamat Ekonomi, Gunawan Benjamin.

Meski demikian, harga tertinggi cabai merah di Sumut masih terjadi di Kota Gunung Sitoli. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), cabai merah di kota tersebut dijual Rp47.500 per kg.

2. Harga cabai rawit dan protein hewani naik

Potret cabai rawit hijau untuk membuat sambal cibiuk (pixabay.com/masarapmatulog)

Berbeda dengan cabai merah, harga cabai rawit terpantau stabil dengan kecenderungan naik sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per kg. Saat ini cabai rawit ditransaksikan dalam rentang Rp60.000 hingga Rp67.000 per kg untuk wilayah Kota Medan dan Deli Serdang.

Mengacu pada data PIHPS, harga cabai rawit tertinggi berada di wilayah Sibolga dengan harga Rp72.500 per kg.

Untuk komoditas sumber protein, harga daging ayam dan telur ayam terpantau bergerak naik. Data PIHPS mencatat harga daging ayam tertinggi berada di Kota Gunung Sitoli, Nias, yakni mencapai Rp60.000 per kg.

Sementara itu di Kota Medan dan Deli Serdang, harga daging ayam masih berada dalam rentang Rp39.000 hingga Rp41.500 per kg. Adapun harga telur ayam masih ditransaksikan dalam rentang Rp1.600 hingga Rp2.200 per butir.

3. Harga bawang hingga beras Stabil

Ilustrasi bawang merah (pexels.com/Mrudang Dalal)

Sejumlah komoditas lain terpantau relatif stabil. Bawang putih berada di kisaran Rp28.000 hingga Rp32.000 per kg. Bawang merah ditransaksikan Rp26.500 hingga Rp31.000 per kg berdasarkan pemantauan PIHPS Kota Medan.

Harga minyak goreng curah juga masih berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp22.000 per kg. Untuk beras medium, harga stabil dalam rentang Rp14.000 hingga Rp17.000 per kg di wilayah Sumatera Utara.

Gunawan Benjamin menilai fluktuasi harga masih dipengaruhi faktor pasokan dari daerah sentra produksi ke pasar-pasar di Sumut. Ia meminta pemerintah daerah terus memantau distribusi agar tidak terjadi gejolak harga yang signifikan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article