IMT-GT di Medan, Bobby Beberkan 4 Proyek Strategis Sumut

- Gubernur Bobby Nasution memaparkan empat proyek investasi unggulan Sumut di IMT-GT ke-32: KEK Sei Mangkei, Toba Caldera Resort, KISS, serta pusat ekonomi kreatif, MICE, dan smart city Deliserdang.
- Forum CMGF menghasilkan lima rekomendasi, meliputi mobilisasi sumber daya koridor ekonomi, integrasi kebijakan hijau, Green City Award tahunan, penguatan SUDF, serta dukungan teknis dan finansial ADB-ASEAN.
- Airlangga Hartarto berharap forum mempercepat proyek strategis dan pengembangan KEK tiga negara; Malaysia menyoroti energi terbarukan serta konektivitas, sementara Thailand menyatakan kesiapan mengikuti pertemuan berikutnya.
Medan, IDN Times – Gubernur Sumatra Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan sejumlah proyek strategis dan peluang investasi di Sumut pada Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle atau IMT-GT ke-32. Paparan tersebut menegaskan posisi Sumut sebagai salah satu kawasan strategis dalam memperkuat kerja sama ekonomi regional IMT-GT.
Paparan disampaikan Gubernur Bobby Nasution selaku Chair of the Chief Ministers' and Governors' Forum atau CMGF pada sesi pelaporan hari terakhir pertemuan di Hotel JW Marriott Medan, Kamis (10/9/2026).
1. Deretan proyek unggulan Sumut

Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution, bersama Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memimpin IMT-GT Ministerial Meeting (MM) dalam rangka pertemuan tingkat Menteri, Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Lantai 2 Ballroom JW marriot Hotel Medan, Kamis (10/9/2026) (Diskominfo Sumut YT Haryono) Dalam laporannya, Bobby Nasution merinci empat proyek unggulan di Sumut yang siap ditawarkan kepada investor regional.
“Di Sumatra Utara, kami dengan senang hati melaporkan proyek unggulan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei seluas 1.934 hektare. Toba Caldera Resort senilai US$1,73 miliar di Danau Toba. Kawasan Industri Strategis Sumatra Utara atau KISS seluas 2.445 hektare dan pusat ekonomi kreatif, MICE, serta smart city terpadu di Deliserdang,” kata Gubernur Bobby Nasution.
Selain Sumut, sejumlah provinsi lain di Sumatra juga memaparkan proyek strategisnya. Aceh mengusulkan rumah sakit wisata medis senilai US$20,89 juta di Sabang. Sumatera Barat mendorong hilirisasi produk halal bernilai tambah dengan nilai ekspor US$2,78 miliar.
Riau memiliki proyek Jalur RORO Dumai–Melaka dan pusat kawasan Tanjung Buton. Kepulauan Riau menawarkan Kawasan Perdagangan Bebas Batam–Bintan–Karimun. Jambi memiliki Kawasan Ekonomi Khusus Ujung Jabung senilai Rp87,87 triliun. Sementara Lampung menargetkan investasi pariwisata sebesar Rp19 triliun.
2. Ada lima rekomendasi CMGF

Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution, bersama Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memimpin IMT-GT Ministerial Meeting (MM) dalam rangka pertemuan tingkat Menteri, Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Lantai 2 Ballroom JW marriot Hotel Medan, Kamis (10/9/2026) (Diskominfo Sumut YT Haryono) Bobby juga menyampaikan pelaksanaan Kerangka Kerja Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan IMT-GT yang terus mengalami kemajuan. Sekretariat ASEAN mencatat 47 kegiatan tingkat regional dan 162 kegiatan kerja di bawah Rencana Strategis Konektivitas ASEAN. Jaringan Smart City ASEAN juga telah berkembang menjadi 38 kota anggota.
Dalam forum CMGF, terdapat lima rekomendasi utama. Pertama, mobilisasi sumber daya di sepanjang koridor ekonomi IMT-GT dengan negara bagian atau provinsi sebagai penggerak utama untuk mempercepat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Kedua, integrasi konsep hijau ke dalam kerangka kerja CMGF untuk menyelaraskan kebijakan Green City dengan Sustainable Urban Development Framework atau SUDF. Ketiga, mempertahankan IMT-GT Green City Award sebagai program tahunan untuk mengapresiasi kota yang mendorong pembangunan hijau, inklusif, dan tangguh.
“Keempat, penguatan pelaksanaan SUDF melalui koordinasi nasional-daerah dan platform Konferensi Tingkat Menteri Green City. Kelima, pemanfaatan kolaborasi Asian Development Bank atau ADB dan ASEAN untuk memobilisasi dukungan teknis dan finansial bagi proyek koridor dan inisiatif Green City,” kata Bobby.
3. Diharapkan dapat mempercepat proyek-proyek strategis di kawasan

Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution, bersama Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memimpin IMT-GT Ministerial Meeting (MM) dalam rangka pertemuan tingkat Menteri, Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Lantai 2 Ballroom JW marriot Hotel Medan, Kamis (10/9/2026) (Diskominfo Sumut YT Haryono) Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto mengatakan forum tersebut diharapkan dapat mempercepat proyek-proyek strategis di kawasan. Salah satunya melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di tiga negara anggota.
“Ini didorong untuk percepatan daripada proyek-proyek strategis di kawasan. Salah satunya kita lihat dari berbagai negara mempersiapkan Special Economic Zone, baik itu Malaysia, Thailand, maupun Indonesia. Oleh karena itu, saya berharap bahwa Special Economic Zone yang ada di Sumatera Utara juga bisa meningkat karena ini menjadi integrasi daripada kerja sama di kawasan ini,” kata Airlangga.
Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah menilai forum ini melahirkan peluang kerja sama baru. Dua fokus utama adalah energi baru terbarukan, khususnya penguatan ASEAN Power Grid, dan konektivitas antarnegara.
“Malah saya sempat berjenaka dengan Bapak Menteri Airlangga, kalau ke Medan dari Kuala Lumpur itu hanya 1 jam, tapi kalau ke Jakarta 2 jam. Itu menunjukkan betapa pentingnya close proximity of our geography ini digunakan dengan sebaik mungkin,” kata Akmal.
Sementara itu, Vice Minister for Office of the Prime Minister Thailand Thanadit Raktabutr mengapresiasi tuan rumah Sumut. Ia menyatakan Thailand akan hadir pada pertemuan berikutnya di Malaysia.
“Thailand merasa sangat terhormat berada di sini dan sangat senang dapat berpartisipasi dalam IMT-GT. Kami membawa 71 orang pejabat senior, termasuk saya sendiri dan seluruh delegasi dari pejabat pemerintah, untuk menghadiri acara yang sangat terhormat dan sukses ini,” katanya.
Ia menambahkan, Thailand juga akan menjadi tuan rumah pertemuan berikutnya karena akan menjabat sebagai Ketua ASEAN pada 2028.


![[BREAKING] Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, 4 Rumah dan SD Rusak](https://image.idntimes.com/post/20260910/whatsapp-image-2026-09-10-at-09_27a453e4-c884-4064-945a-206b27ab0491.jpeg)
















