Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BMKG Keluarkan Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem, Berikut di Wilayah Sumut
Ilustrasi Hujan Deras. (IDN Times/Anjani Asra)
  • BMKG Medan mengimbau kewaspadaan cuaca ekstrem di Sumatera Utara pada 23-25 Oktober 2026, dengan potensi hujan sedang hingga sangat lebat, petir, dan angin kencang.

  • Sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Aceh, belokan angin, MJO aktif, suhu laut 30-31 derajat Celsius, serta kelembapan tinggi meningkatkan pembentukan awan hujan.

  • Puluhan wilayah Sumut, termasuk Medan, Deli Serdang, Langkat, Karo, dan kawasan Nias, berpotensi terdampak; warga diminta waspada banjir, longsor, banjir bandang, serta angin kencang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
23-25 Oktober 2026

BMKG Balai Besar Wilayah I Medan mengeluarkan imbauan waspada cuaca ekstrem di Sumatera Utara. Hujan sedang hingga sangat lebat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BMKG Balai Besar Wilayah I Medan mengeluarkan imbauan waspada cuaca ekstrem, dengan potensi hujan sedang hingga sangat lebat, petir, dan angin kencang di Sumatera Utara.
  • Who?
    BMKG Balai Besar Wilayah I Medan, dipimpin Kepala Balai Hendro Nugroho, mengimbau masyarakat Sumatera Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
  • Where?
    Potensi cuaca ekstrem mencakup sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara, termasuk Medan, Deli Serdang, Langkat, Karo, Asahan, Labuhanbatu, Tapanuli, Nias, Sibolga, dan Pematang Siantar.
  • When?
    Imbauan berlaku untuk periode 23 hingga 25 Oktober 2026. Hujan berpotensi terjadi pada siang hingga dini hari dengan durasi lebih dari tiga jam.
  • Why?
    Sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Aceh, belokan angin, konfluensi massa udara, gelombang atmosfer, MJO, suhu muka laut hangat, dan kelembapan tinggi meningkatkan pembentukan awan hujan.
  • How?
    BMKG meminta masyarakat mewaspadai banjir, banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor serta mengikuti pembaruan informasi Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui @infobmkgsumut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
BMKG Medan bilang Sumatera Utara bisa hujan sangat lebat dari 23 sampai 25 Oktober 2026. Hujan bisa ada petir dan angin kencang, terutama siang sampai malam. Medan dan banyak daerah lain perlu hati-hati. BMKG mengingatkan orang-orang tentang banjir, angin kencang, dan tanah longsor. Sekarang orang diminta melihat kabar BMKG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keterangan BMKG yang rinci mengenai periode, pemicu cuaca, dan daerah terdampak menghadirkan dasar informasi yang jelas bagi masyarakat Sumatera Utara. Dengan potensi hujan lebat dan risiko hidrometeorologi yang dipetakan hingga tingkat kabupaten dan kota, kewaspadaan dapat dibangun lebih terarah melalui pembaruan resmi Balai Besar MKG Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I Medan mengeluarkan imbauan waspada cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Utara pada 23-25 Oktober 2026.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho memberikan keterangan, BMKG mengidentifikasi adanya sirkulasi siklonik yang terbentuk di Samudera Hindia Barat Aceh.

1. Belokan angin dan konfluensi atau pertemuan massa udara di Sumatra Utara

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Chris F)

Kondisi itu mengakibatkan belokan angin dan konfluensi atau pertemuan massa udara di Sumatra Utara. Sirkulasi siklonik tersebut juga didukung aktifnya gelombang atmosfer dan Madden-Julian Oscillation (MJO) di Sumut.

"Kondisi ini berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang pada siang hingga dini hari dengan durasi lebih dari tiga jam," jelasnya.

2. Adanya faktor suhu muka laut hangat berkisar 30-31 derajat Celsius

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Vlad Chețan)

Selain itu, suhu muka laut terpantau hangat berkisar 30-31 derajat Celsius dan kelembapan udara yang tinggi di semua lapisan atmosfer.

Dengan adanya faktor tersebut, Sumut diprediksi akan menerima tambahan uap air sehingga terjadi peningkatan pembentukan awan-awan hujan, khususnya di wilayah pantai barat dan pesisir timur.

3. Berikut wilayah yang berpotensi terjadi hujan sedang hingga sangat lebat di Sumut

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Genaro Servín)

Sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi hujan sedang hingga sangat lebat meliputi Kabupaten Deli Serdang, Asahan, Serdang Bedagai, Batubara, Humbang Hasundutan, Karo, Sibolga, Tanjung Balai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Nias, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, Langkat, Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Kota Medan, Binjai, Gunungsitoli, Padangsidempuan, dan Pematang Siantar.

Berdasarkan faktor tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor.

Masyarakat juga diharapkan selalu merujuk dan mengikuti informasi yang disampaikan Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article