Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Mengecat Dinding Agar Tak Mudah Mengelupas, Awet Maksimal!

Ilustrasi wanita mengecat dinding rumah (freepik.com/Kireyonok_Yuliya)
Ilustrasi wanita mengecat dinding rumah (freepik.com/Kireyonok_Yuliya)
Intinya sih...
  • Pastikan dinding benar-benar bersih sebelum di cat
    • Membersihkan debu, jamur, dan noda minyak agar cat menempel kuat
    • Gunakan lap lembap atau sikat halus untuk membersihkan permukaan dinding
    • Jangan lewatkan lapisan dasar dan primer
      • Primer berfungsi sebagai jembatan antara dinding dan cat utama
      • Lapisan dasar membantu menutup pori-pori dinding yang terlalu menyerap
      • Perhatikan kondisi dinding yang lembap
        • Dinding lembap membuat cat sulit kering sempurna dan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mengecat dinding kelihatannya sederhana, tapi hasil akhirnya sering bikin kecewa. Baru beberapa bulan, cat sudah retak, menggelembung, bahkan mengelupas begitu saja. Kalau sudah begini, biaya dan tenaga jadi dobel, kan?

Bukan cuma soal merek cat mahal, tapi juga soal cara dan urutan kerja yang tepat. Yuk, bahas satu per satu supaya hasil cat dindingmu awet maksimal dan bikin puas setiap kali dilihat.

1. Pastikan dinding benar-benar bersih sebelum di cat

Ilustrasi menambal dinding
Ilustrasi menambal dinding (freepik.com/rawpixel.com)

Membersihkan dinding bukan sekadar formalitas sebelum mengecat. Debu halus, sisa jamur, dan noda minyak bisa bikin cat gagal menempel sempurna. Kalau permukaan kotor, cat akan terlihat menempel di awal, tapi perlahan mudah mengelupas.

Gunakan lap lembap atau sikat halus untuk membersihkan permukaan dinding. Untuk noda membandel, air sabun ringan bisa jadi solusi aman. Dinding yang bersih bikin cat “menggigit” permukaan dengan kuat dan hasilnya jauh lebih tahan lama.

2. Jangan lewatkan lapisan dasar dan primer

Ilustrasi cat dasar dinding
Ilustrasi cat dasar dinding (pexels.com/Malte Luk)

Banyak orang langsung pakai cat warna tanpa lapisan dasar. Padahal, primer berfungsi sebagai jembatan antara dinding dan cat utama. Tanpa primer, cat gampang terkelupas karena daya rekatnya kurang maksimal.

Lapisan dasar juga membantu menutup pori-pori dinding yang terlalu menyerap. Hasil akhirnya, cat jadi lebih rata dan warnanya keluar sempurna. Bonusnya, penggunaan cat utama jadi lebih hemat dan gak boros.

3. Perhatikan kondisi dinding yang lembap

Ilustrasi dinding lembap
Ilustrasi dinding lembap (freepik.com/freepik)

Dinding lembap adalah musuh utama cat awet. Kelembapan membuat cat sulit kering sempurna dan mudah menggelembung. Kalau dipaksakan, hasilnya cuma bagus sesaat, lalu rusak pelan-pelan.

Pastikan sumber lembap seperti rembesan air sudah diatasi dulu. Diamkan dinding hingga benar-benar kering sebelum mulai mengecat. Cat yang diaplikasikan di dinding kering akan lebih kuat dan tahan lama.

4. Gunakan alat cat yang tepat, bukan asal praktis

Ilustrasi alat mengecat
Ilustrasi alat mengecat (freepik.com/freepik)

Pemilihan alat sering dianggap sepele, padahal berpengaruh besar. Roller yang kualitasnya buruk bisa bikin cat terlalu tebal di satu sisi dan tipis di sisi lain. Ketebalan yang gak merata ini bikin cat rentan retak.

Pilih roller atau kuas sesuai jenis cat dan tekstur dinding. Alat yang tepat membantu cat menyebar rata dan menempel optimal. Hasil akhirnya terlihat lebih halus dan profesional tanpa usaha berlebihan.

5. Jangan terburu-buru menimpa lapisan cat

Ilustrasi wanita mengecat dinding
Ilustrasi wanita mengecat dinding (freepik.com/freepik)

Kesabaran adalah kunci cat dinding yang awet. Banyak orang gak sabar menunggu lapisan pertama kering sempurna. Akibatnya, lapisan berikutnya justru merusak struktur cat sebelumnya.

Beri jeda waktu sesuai petunjuk pada kemasan cat. Lapisan yang kering sempurna akan saling mengunci dengan kuat. Dengan cara ini, cat gak cuma cantik, tapi juga tahan lama bertahun-tahun.

Mengecat dinding yang awet gak selalu soal cat mahal, tapi soal cara yang tepat. Dengan persiapan matang dan langkah yang benar, hasilnya bisa jauh lebih maksimal. Yuk, mulai terapkan tips ini supaya dinding rumah tetap rapi, kuat, dan enak dipandang lebih lama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

5 Tips Mengecat Dinding Agar Tak Mudah Mengelupas, Awet Maksimal!

09 Feb 2026, 09:43 WIBNews