Ilustrasi wanita membawa kartu kredit (pexels.com/Liza Summer)
Cicilan dapat memberikan ruang untuk mengatakan bahwa pembelian tersebut masih bisa “diatur”. Kalimat seperti “cuma segini per bulan” membuat keputusan terasa lebih rasional, meskipun awalnya barang itu bukan kebutuhan utama.
Hal ini semakin mudah terjadi ketika cicilan ditawarkan bersamaan dengan promosi, cashback, atau batas waktu tertentu. Sebelum terburu-buru mengambilnya, coba pisahkan dulu dua pertanyaan: “Apakah aku mampu mencicil?” dan “Apakah barang ini memang perlu dibeli?”
Cicilan memang bisa membantu mengatur pembayaran, tetapi nominal bulanan yang kecil gak otomatis membuat sebuah barang menjadi murah. Yang sering berubah justru cara kita memandang harga dan beban pembeliannya.
Jadi, sebelum tergoda dengan tulisan “mulai dari Rp sekian per bulan”, lihat dulu harga total dan semua kewajiban yang akan mengikutinya. Kalau setelah dihitung masih terasa masuk akal, barulah keputusan belanja bisa dibuat dengan lebih tenang.v