Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Terungkap Pembunuh Perempuan Dalam Koper di Karo, 2 Polisi Terlibat

Terungkap Pembunuh Perempuan Dalam Koper di Karo, 2 Polisi Terlibat
2 orang yang terlibat dalam pembunuhan perempuan di Karo (dok.Istimewa)

Medan, IDN Times - Seminggu yang lalu masyarakat di Tanah Karo dikejutkan dengan penemuan mayat di dalam sebuah koper. Awalnya polisi sulit untuk mengidentifikasi jasad perempuan tersebut, namun pada akhirnya berhasil terkuak.

Terkini, Polda Sumut menangkap tersangka yang pembunuhan itu. Setidaknya ada sejumlah orang yang diboyong karena diduga kuat keterlibatannya.

1. Jasad perempuan dalam koper di Karo terungkap oleh seorang petugas kebersihan

Polisi saat menginterogasi pelaku pembunuhan mayat dalam koper (dok.istimewa)
Polisi saat menginterogasi pelaku pembunuhan mayat dalam koper (dok.istimewa)

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Sumaryono, membeberkan kronologis penemuan mayat perempuan dalam koper di Tanah Karo. Peristiwa penemuan itu menurutnya sangat tidak disangka-sangka. 

"Awal mula kasus ini terungkap pada tanggal 22 Oktober. Ada petugas pembersih jalan melihat sesosok mayat dan dia melaporkan kepada suaminya. Kemudian suaminya melapor kepada pihak Polres Tanah Karo," beber Sumaryono, Senin (28/10/2024).

Saat dicek oleh polisi, ternyata benar bahwa jasad di dalam koper ialah sosok perempuan. Namun pada saat itu polisi belum mengetahui identitasnya.

"Kemudian dari Polres Tanah Karo dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Dari hasil penelusuran Polres Tanah Karo didapatkan korban MP, 26 tahun, warga Simalungun. Dan penelusuran itu didapat ada salah satu seseorang yang dicurigai berada di sekitar Siantar," lanjutnya.

2. Hasil autopsi, korban meninggal karena alami pendarahan di bagian kepala dan tangan

Barang bukti yang diamankan polisi (dok.istimewa)
Barang bukti yang diamankan polisi (dok.istimewa)

Melihat ada titik terang dalam peristiwa ini, Polres Pematangsiantar bekerjasama dengan Polres Tanah Karo. Karena adanya dua lokasi ini, sehingga pada akhirnya Polda Sumut mengambil alih kasus tersebur. 

"Dari penelusuran kami MP meninggal karena kehilangan darah dan luka-luka di bagian badan dan kepalanya. Hasil autopsi dinyatakan bahwa dia meninggal karena luka di kepala dan alami pendarahan," beber Sumaryono.

Polda Sumut disebutnya bekerjasama dengan Polres Tanah Karo dan Siantar melakukan penyelidikan secara intensif. Hasil penyelidikan mereka didapat fakta seorang tersangka utama merupakan teman dekat korban. 

"Sebelum berhubungan, pelaku utama biasanya melakukan kekerasan secara fisik. Dari luka-luka yang kita dapatkan itu sesuai dengan keterangan. Saat kita melakukan penyelidikan mengedepankan pembuktian secara Scientific Crime Investigation. Kita mendapatkan jalan dan fakta yang ada di lapangan," sebutnya.

3. Ternyata 2 polisi terlibat dalam tewasnya korban

2 orang yang terlibat dalam pembunuhan perempuan di Karo (dok.Istimewa)
2 orang yang terlibat dalam pembunuhan perempuan di Karo (dok.Istimewa)

Pihak kepolisian setidaknya memeriksa 8 saksi, kemudian dari 8 orang ini polisi bisa menemukan tersangka utama.

Pelaku utama adalah saudara Joe Frisco Johan alias JO (36), warga Jalan Merdeka, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.

"Dia adalah pelaku pembunuhan terhadap korban. Kemudian kami menangkap empat orang lainnya yang kami kenakan pasal turut serta, termasuk ada 2 polisi yang kami terapkan pasal 221 karena melakukan pembiaran tindak pidana pembunuhan," ungkap Sumaryono.

Dari para tersangka ini, polisi juga menangkap Sahrul (51), warga Simalungun. Sahrul, berperan membantu membuang mayat korban. Kemudian, Edy Iswadi, warga Kabupaten Batubara, yang juga berperan membuang mayat.

"(peran 2 polisi) ini sudah kita amankan dengan pengenaan pasal 221 dan saat ini kita amankan paralel pelanggaran kode etik. Temuan kami di lapangan didapatkan beberapa barang bukti sebagaimana kita lihat ada bad cover yang digunakan untuk membungkus mayat," tambahnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Eko Agus Herianto
Doni Hermawan
Eko Agus Herianto
EditorEko Agus Herianto
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

RS Royal Prima Disebut Tolak Pasien Tunanetra, Ini Kronologinya

15 Mei 2026, 18:00 WIBNews