Medan, IDN Times- Veterinary Society for Sumatran Wildlife Conservation (Vesswic) menyoroti status critically endanger (terancam kritis) yang ditetapkan oleh The International Union for Conservation of Nature (IUCN) pada 2012. Di mana, kondisi konservasi gajah menjadi atensi oleh pemerintah maupun Non-Governmental Organization yang fokus pada penanganan populasi dan kesehatan gajah.
Pemerhati konservasi dan kesehatan gajah Sumatera, drh. Muhammad Wahyu mengajak seluruh pihak yang mencintai dunia satwa agar berperan mendukung perkembangan populasi gajah jinak. Salah satu partisipasi dalam konservasi gajah adalah melakukan translokasi menuju konservasi ex situ untuk program pengembangbiakan, dengan prioritas memelihara gajah di Kebun Binatang.
