Selain Bantu Pupuk, Lonsum Beri Bimbingan untuk Petani di Simalungun

Medan, IDN Times- PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum atau Perseroan) Area Lima Puluh menggelar kegiatan Kemitraan dalam rangka Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FKPMS) Kebun Bah Bulian. Bantuan pupuk diberikan kepada anggota masyarakat yang tergabung dalam 10 Kelompok Tani di Kecamatan Raya Kahean Kabupaten
Simalungun, Rabu (5/2/2025).
Kegiatan FPKMS Lonsum ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kewajiban 20 persen dari luas HGU yang diamanatkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Lonsum menyerahkan 31.250 Kg pupuk untuk 163 orang anggota petani mitra untuk areal seluas 248,16 Ha tersebar di Kecamatan Raya Kahean sebagai mitra Lonsum di sekitar lokasi Kebun Bah Bulian.
1. Program kemitraan yang akan menguntungkan petani

Area Manager Agronomy Lonsum Rahmat Husaini mengatakan, Lonsum secara konsisten menerapkan praktik-praktik agrikultur yang baik secara berkelanjutan dan berupaya untuk melaksanakan kemitraan yang saling menguntungkan dengan masyarakat sekitar kebun.
"Terkait dengan program FPKMS ini sendiri sesuai kesepakatan ada beberapa program yg akan jalankan diantaranya adalah yang pertamapemberian Bantuan Pupuk gratis bagi petani mitra untuk saat ini yang akan direalisasikan dan diserahterimakan kepada kelompok-kelompok tani yang sudah didata adalah pupuk NPK 31.250 kg," katanya.
2. Gelar sekolah lapangan untuk petani

Selain itu ditambahkannya kegiatan kedua adalah Lonsum menggelar kegiatan Sekolah Lapangan berupa bimbingan dan diskusi kepada petani mitra. Dalam hal ini teknis berkebun kelapa sawit yang benar.
"Jadi atas terselenggaranya kerjasama Program (FPKMS) ini kami atas nama manajemen perusahaan berterima kasih atas dukungan Bupati Simalungun, Kepala Dinas Pertanian , para Camat dan Kepala Desa atau Pangulu sekitar kebun dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap kerjasama ini bisa berjalan langgeng dan baik saling menguntungkan diantara kedua pihak," katanya.
Lonsum juga berharap juga kepada kelompok-kelompok tani untuk secara konsisten dapat menerapkan praktik-praktik budidaya yang baik secara berkelanjutan sehingga petani bisa lebih sukses lagi dan produksi bisa meningkat. Secara tidak langsung akan memberikan keuntungan dan peningkatan kesejahteraan petani.
3. Diharapkan bisa tingkatkan produksi pertanian

Sementara Camat Raya Kahean Janopel Tanjung mengatakan, sangat berterima kasih ke Lonsum yang telah memberikan kerjasama yang baik kepada 10 kelompok tani. Dia berharap semua peserta kelompok tani untuk tidak menjual bantuan pupuk.
"Setelah didistribusikan kita pakai di lahan masing-masing sesuai dengan yang sudah terperinci kepada anggota kelompok tani tersebut. Pakailah pupuk ini supaya kedepannya sawitnya jadi bagus, jadi mudah-mudahan kerja sama ini tidak hanya sampai di sini. Kalau bisa makinbertambah lagi bantuannya. Saya yakin kalo kita sama-sama menjaga keutuhan dari pada Lonsum ini tidak ada pencuri pasti akan ada kerjasama keberlanjutan lainnya," bebernya.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun Sakban Saragih menejlaskan FPKMS ini sebenarnya ini adalah amanah dari Permentan 18 Tahun 2021 yaitu wajib melakukan FPKMS sebanyak 20 persen dari luas HGU kebun.
"Terimakasih kepada PT Lonsum bahwa melalui kegiatan FPKMS lahan-lahan petani sekitar Raya Kahean ini terfasilitasi. Harapannya semoga kiranya dengan adanya FPKMS ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, perekonomian masyarakat dan kemitraan Lonsum bersama masyarakat," pungkasnya.



















