Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Beraksi di Bawah Terowongan Rel Kereta, 4 Pelaku Begal Bersajam Diciduk

Beraksi di Bawah Terowongan Rel Kereta, 4 Pelaku Begal Bersajam Diciduk
Tangan tersangka diborgol di Polrestabes Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Intinya Sih
  • Empat pelaku begal bersenjata tajam ditangkap polisi setelah membegal driver ojek online di terowongan bawah rel kereta Desa Tembung pada dini hari.
  • Para pelaku berusia 17–29 tahun memiliki peran berbeda, menjual motor hasil rampasan seharga Rp3,2 juta dan menggunakan uangnya untuk membeli sabu.
  • Polisi menangkap keempat tersangka di lokasi terpisah, termasuk satu pelaku yang sebelumnya pernah terlibat kasus pencurian sepeda motor lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times - Meski baru berusia 18 tahun, Priyadi alias Comot sudah menjadi sosok "panglima" aksi pembegalan di Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan. Bersama komplotannya, ia melakukan aksi begal menggunakan senjata tajam.

Mereka memilih lokasi yang menjadi titik pembegalan adalah di dalam terowongan bawah perlintasan kereta api. Di sana memang gelap ketika malam hari, namun banyak warga yang menggunakan sepeda motor melewatinya sebagai jalan alternatif.

1. Di terowongan bawah perlintasan kereta api, driver ojol dibegal para pelaku

-
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, membenarkan aksi itu. Komplotan begal yang beraksi di terowongan bawah perlintasan kereta api kini ditangkap pihaknya.

"Hasil interogasi terhadap terduga pelaku PR alias Comot, ia mengakui telah melakukan tindak pidana begal sepeda motor Honda Scoopy yang terjadi di terowongan Jalan Baru Desa Tembung, Percut Sei Tuan. Comot menjelaskan bahwasanya aksi dilakukan pada dini hari pukul 02.00 WIB," kata Bimo kepada IDN Times, Selasa (12/5/2026).

Sosok yang menjadi korban mereka adalah driver ojek online yang masih kerja pada malam hari. Dilengkapi senjata tajam, mereka tak sungkan langsung mencegat korban.

"Terduga pelaku Comot beserta temannya sedang menunggu di atas terowongan. Lalu temannya yang lain memberikan informasi kepada terduga pelaku bahwa ada mangsa yang akan dibegal. Lalu mereka berbonceng 4 untuk kemudian melakukan aksi begal terhadap korban," lanjutnya.

2. Ini peran keempat pelaku begal

-
Tangan tersangka diborgol di Polrestabes Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)

4 pelaku yang kini sudah ditangkap antara lain bernama Priyadi alias Comot (18 tahun), FOA (17 tahun), Ilham Suwada (29 tahun), dan Iwan Simamora (19 tahun). Dalam menjalankan aksinya, mereka memiliki peran masing-masing.

"Peran terduga pelaku Priyadi alias Comot sebagai pemegang senjata tajam, FOA berperan sebagai yang mendorong motor korban kabur bersama dengan terduga pelaku lain. Sementara Iwan Simamora dan Agus (DPO) berperan sebagai pemberi informasi bahwa ada mangsa yang akan dibegal," jelas Bimo.

Motor driver ojek online yang berhasil mereka rampok kini telah dijual. Mereka mengaku menawarkannya dengan harga yang murah.

"Terduga pelaku Priyadi alias Comot menjual motor tersebut dengan harga Rp3,2 juta. Comot sendiri mendapat bagian sebesar Rp900 ribu, FOA juga Rp900 ribu, Iwan Simamora dan Agus (DPO) dapat bagian masing-masing sebesar Rp800 ribu. Uang hasil pencurian tersebut digunakan mereka untuk membeli sabu," bebernya.

3. 1 tersangka ternyata pernah melakukan aksi curanmor bersama rekannya yang lain

-
Sat Reskrim Polrestabes Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Keempatnya ditangkap di lokasi berbeda-beda. Yang pertama kali diciduk adalah pelaku Comot.

"Priyadi alias Comot ditangkap saat sedang berada di sekitar rel kereta api Jalan Beringin, Percut Seituan. Selanjutnya terduga pelaku diamankan dan dilakukan interogasi awal. Ia mengakui perbuatannya melakukan begal bersama temannya FOA dan Iwan Simamora," cerita Bimo.

Kemudian pihaknya menangkap tersangka FOA dan Iwan di rumah mereka yang berada di Jalan Datuk Kabu dan Jalan Kiwi Prumnas Mandala. Dari keterangan tersangka FOA, terungkap bahwa ia juga pernah melakukan aksi pencurian lain bersama rekannya bernama Ilham Suwada. Di hari yang sama Ilham Suwada turut diciduk tim Resmob dan JCS Polrestabes Medan.

"Dia (FOA) mengaku juga melakukan tindak pindana pencurian sepeda motor bersama temannya Ilham Suwada. JCS dan Resmob Polrestabes Medan pada waktu bersamaan langsung mengamankan Ilham Suwada di Jalan Datuk Kabu. Mereka kini sudah dibawa ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
IDN Times Hyperlocal
EditorIDN Times Hyperlocal
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More