Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemotor di Medan Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang

Pemotor di Medan Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang
Kecelakaan sepeda motor vs kereta api di perlintasan tanpa palang (dok.Satlantas Polrestabes Medan)
Intinya Sih
  • Seorang pengendara motor bernama Fahmi Tarigan tewas tertabrak kereta api Sri Lelawangsa di perlintasan tanpa palang di Medan Helvetia pada pukul 11.00 WIB.
  • Korban terseret sejauh 30 meter dan sempat dibawa ke RS Sundari, namun nyawanya tidak tertolong; sepeda motornya rusak berat dengan kerugian sekitar Rp10 juta.
  • Kecelakaan serupa juga pernah terjadi pada April 2026 di Medan Tembung, menewaskan seorang driver ojek online saat melintas di perlintasan tanpa palang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times – Kecelakaan di jalur kereta api tanpa palang kembali terjadi di Kota Medan. Korbannya kali ini ialah seorang pengendara sepeda motor bernama Fahmi Tarigan (40 tahun).

Warga sempat menolong korban yang mengendarai motor bermerek Supra X itu. Namun Fahmi dinyatakan meninggal dunia meskipun sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.

1. Kecelakaan motor vs kereta api terjadi di perlintasan tanpa palang di Medan Helvetia

-
Kecelakaan kereta api di perlintasan tanpa palang (dok.Satlantas Polrestabes Medan)

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, membenarkan insiden itu. Sepeda motor Supra X BK 6742 AET berwarna hitam-merah terseret jauh usai ditabrak kereta api.

“Insiden terjadi pada pukul 11.00 WIB. Kereta api Sri Lelawangsa dari Medan menuju ke Binjai melintas di perlintasan rel jalan Pantai Timur Pasar II Kelurahan Cinta Damai,” jelas Widodo.

Ia membenarkan bahwa perlintasan tersebut sama sekali tidak dilengkapi palang pintu. Sehingga pesepeda motor tidak tahu kereta api melintas di saat bersamaan.

“Sepeda motor yang dikendarai oleh korban datang bersamaan dari Jalan Gaperta menuju Jalan Gatot Subroto. Sehingga kecelakaan tidak terelakkan oleh korban,” lanjutnya.

2. Korban meninggal dunia usai terseret sejauh 30 meter

-
Kecelakaan sepeda motor vs kereta api di perlintasan tanpa palang (dok.Satlantas Polrestabes Medan)

Korban disebutnya bernama Fahmi Tarigan. Ia merupakan seorang wiraswasta yang tinggal di Jalan Puskesmas Gang Barus Kecamatan Medan Sunggal.

“Selanjutnya korban tertabrak serta terseret sejauh 30 meter. Kemudian warga melaporkan ke Polsek Medan Helvetia dan menolong korban untuk dibawa ke RS Sundari,” beber Widodo.

Meskipun sempat dibawa ke RS Sundari, namun nyawa korban tak mampu diselamatkan. Korban meninggal dunia dengan sejumlah luka di tubuhnya.

“Sepeda motor Honda Supra X 125 BK 6742AET dalam kondisi rusak berat. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta,” pungkasnya.

3. Kecelakaan juga terjadi pada bulan April lalu di perlintasan kereta api tanpa palang Medan Tembung

-
Kecelakaan kereta api vs motor di Medan Tembung (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Insiden yang sama pada akhir bulan April 2026 lalu juga terjadi di perbatasan Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai, dengan Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung. Kala itu seorang driver ojek online (ojol) dinyatakan meninggal dunia di tempat usai terpental tertabrak kereta api.

“Ojol ini sama penumpangnya perempuan datang dari Jalan Rajawali menuju ke arah Jalan Letda Sujono. Sementara kereta api datang dari Medan menuju ke arah Bandara Kualanamu. Kereta api menabrak mereka sehingga pengemudi ojolnya terlempar ke kandang babi ini. Benar, dia langsung tewas di lokasi,” kata saksi mata bernama Jefri, Senin (20/4/2026) lalu.

Jefri mengatakan bahwa penumpang ojol dalam insiden ini dinyatakan selamat. Karena sesaat sebelum kecelakaan, ia melompat dari bangku penumpang.

“Penumpang perempuan ini mungkin sadar dia pas melewati rel, ada kereta api melintas. Makanya dia sempat melompat. Dan si penumpang ini tangannya mengalami luka-luka. Kendaraannya terseret lebih dari 500 meter, bahkan hampir 1 kilometer. Sampai berhenti pun kereta apinya, karena lengket motornya di gerbong,” pungkas Jefri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
IDN Times Hyperlocal
Arifin Al Alamudi
IDN Times Hyperlocal
EditorIDN Times Hyperlocal
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More