Sebanyak 233 Calhal Kloter Terakhir Embarkasi Medan Berangkat ke Tanah Suci

- Sebanyak 233 jemaah Kloter 17 Embarkasi Medan resmi dilepas menuju Tanah Suci oleh Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut, menandai kloter terakhir musim haji 1447 H/2026 M.
- Zulkifli Sitorus menekankan pentingnya disiplin terhadap aturan Arab Saudi, tidak membawa barang berlebihan, serta menjaga kekompakan dan keikhlasan demi meraih predikat haji mabrur.
- Kloter 17 didominasi jemaah asal Kota Medan dengan usia termuda 17 tahun dan tertua 79 tahun, berangkat melalui Bandara Internasional Kualanamu sebagai penutup pemberangkatan Embarkasi Medan.
Medan, IDN Times - Pelepasan kelompok terbang (Kloter) 17 sekaligus kloter terakhir Embarkasi Medan Tahun 1447 H/2026 M berlangsung khidmat di Aula Madinatul Hujjaj Embarkasi Medan, pada Senin (11/05/2026). Sebanyak 233 jemaah dan petugas secara resmi dilepas menuju Tanah Suci oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara Zulkifli Sitorus.
Dalam sambutannya, Zulkifli Sitorus menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, menaati aturan pemerintah Arab Saudi, serta saling membantu selama menjalankan ibadah haji.
“Ketika berada di Tanah Suci nanti, tidak ada lagi perbedaan daerah asal. Semuanya adalah jemaah haji Indonesia. Bangun rasa kebersamaan, saling menolong, dan tinggalkan sifat iri serta dengki agar memperoleh predikat haji mabrur,” tegasnya.
1. Jemaah diminta agar disiplin terhadap aturan yang berlaku di Arab Saudi

Dia juga mengingatkan jemaah agar disiplin terhadap aturan yang berlaku di Arab Saudi, termasuk larangan mengambil foto maupun video di tempat tertentu yang dapat berujung pada sanksi hukum.
“Kami minta jemaah benar-benar mematuhi aturan di Arab Saudi. Jangan sembarangan mengambil video atau foto, terutama terhadap warga setempat. Sudah ada jemaah Indonesia yang hampir dideportasi karena melanggar aturan tersebut,” ujarnya.
2. Zulkifli meminta jemaah tidak membawa barang berlebihan di luar ketentuan

Selain itu, Zulkifli meminta jemaah tidak membawa barang berlebihan di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah agar tidak menyulitkan selama perjalanan dan proses ibadah.
Kloter 17 Embarkasi Medan terdiri dari 233 orang, dengan rincian 98 laki-laki dan 135 perempuan. Mayoritas jemaah berasal dari Kota Medan sebanyak 202 orang. Selebihnya berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai lima orang, Kota Padangsidimpuan dua orang, Kabupaten Deli Serdang 13 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah dua orang, Kabupaten Labuhanbatu satu orang, Kabupaten Labuhanbatu Utara satu orang, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan satu orang.
Dalam arahannya, Kakanwil juga mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi fisik dan memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya, mengingat masa tunggu haji reguler yang semakin panjang.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Bisa jadi ini kesempatan terakhir untuk menunaikan ibadah haji. Laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kedisiplinan agar meraih haji yang mabrur,” pesannya.
3. Jemaah termuda pada Kloter 17 adalah Muhammad Zaki Parinduri berusia 17 tahun

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Pataka Merah Putih kepada Ketua Kloter 17 sebagai simbol resmi pelepasan jemaah menuju Tanah Suci.
Berdasarkan data PPIH Embarkasi Medan, jemaah termuda pada Kloter 17 adalah Muhammad Zaki Parinduri (17 tahun) asal Kota Medan, sedangkan jemaah tertua atas nama Jamiah Ilyas (79 tahun) asal Kabupaten Deli Serdang.
Kloter 17 dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional Kualanamu dan menjadi penutup rangkaian pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Medan musim haji Tahun 1447 H/2026 M.


















