Dinas P3APMP2KB Medan Beri Edukasi Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

- Dinas P3APMP2KB Medan mengadakan kegiatan edukatif tentang peran ayah dan ibu dalam pengasuhan anak untuk memperkuat kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan SDM.
- Kegiatan ini menekankan pentingnya keterlibatan ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping, pelindung, dan teladan bagi anak.
- Para narasumber dan pejabat kecamatan menyoroti pentingnya komunikasi keluarga serta kewaspadaan terhadap ancaman sosial seperti narkoba demi menjaga tumbuh kembang anak.
Medan, IDN Times - Pemko Medan menggelar kegiatan yang bertema “Peran Orang Tua dan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak” di Aula Kantor Camat Medan Barat, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tugas pokok dan fungsi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APMP2KB) Kota Medan dalam meningkatkan kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
1. Pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu

Kepala Dinas P3APMP2KB Kota Medan, Edliaty, yang diwakili Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga Elviyanti Pohan, menegaskan bahwa pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu.
“Selama ini pengasuhan sering dianggap hanya menjadi tugas ibu. Padahal, kehadiran ayah memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan emosional, sosial, dan pendidikan anak,” ujar Elviyanti saat membacakan sambutan.
Lanjutnya, Dinas P3APMP2KB terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga hadir sebagai pendamping, pelindung, pendidik, dan teladan dalam kehidupan anak.
2. Edukatif ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial di tengah dinamika jaman

Menurutnya, kegiatan edukatif seperti ini menjadi langkah konkret dinas dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tengah dinamika jaman.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para orang tua semakin memahami pentingnya komunikasi dalam keluarga, mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak, serta membangun pola asuh yang positif,” katanya.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari kalangan psikolog, yakni Liza Marini dan Evi Berlian Pakpahan, yang memberikan materi terkait pengasuhan anak dan peran strategis ayah dalam keluarga.
3. Pentingnya peran keluarga dalam menghadapi tantangan sosial

Sementara itu, Sekretaris Camat Erwin Munte dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga dalam menghadapi tantangan sosial, khususnya ancaman narkoba bagi generasi muda.
Ia mengingatkan bahwa kondisi sosial saat ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, sehingga orang tua harus lebih waspada agar anak tidak terjerumus ke hal-hal negatif.
“Kita jangan sampai salah jalan anak-anak kita. Salah satu yang harus kita perangi adalah narkoba karena itu sangat membahayakan bagi generasi penerus,” ujarnya.
Erwin juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat serta menjadi bekal dalam mendidik anak-anak di lingkungan keluarga.



















