Joko, wartawan yang rumahnya dilempar bom molotov saat membuat laporan (IDN Times/ istimewa)
Ada dua titik pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh OTK. Titik pertama bom itu dilempar mengarah jendela kamar anaknya dan titik kedua ke arah jendela kamar Joko dan istrinya.
"Sama sekarang istri dan anak-anak cemas. Beberapa kali terbangun malam melihat kondisi rumah jika ada aksi susulan. Saya berharap polisi memberantas habis peredaran sabu yang ada di Kabupaten Langkat, jangan tebang pilih," tegas Joko.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo mengatakan, komitmen Polri dalam hal ini Polres Langkat untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat tetap dijaga.
"Termasuk apabila masyarakat melaporkan peristiwa seperti yang disebutkan (peredaran narkoba), kami Polri akan menindaklanjuti laporan itu. Saya sudah tekankan kepada penyidik untuk menangani kasus tersebut secara profesional, prosedural, proporsional, legalitas, legitimasi, transparan, dan akuntabel," kata David.
Meski begitu, David tidak ingin berandai-andai terkait motif dibalik peristiwa yang dialami Joko Purnomo. "Biarkan penyelidikan berjalan terlebih dahulu. Mari kita serahkan pada mekanisme hukum yg berlaku," tegas David.