Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pelatih Renang yang Tendang Organ Vital Perempuan Ditangkap Polisi
Pelatih renang yang menendang alat vital sesama pelatih renang di Asahan ditangkap polisi. (Polres Asahan)

Medan, IDN Times – Kasus viral pelatih renang menendang alat vital pelatih lainnya di Kabupaten Asahan berujung pemolisian. Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan, bergerak cepat menangkap pelakunya.

Polisi menahan laki-laki berinisial Jaimes Simaremare (40). Sementara korbannya AS (35) masih dirawat di rumah sakit.

1. Bermula dari rebutan tempat renang anak didik masing-masing

Ilustrasi kekerasan (IDN Times/Aditya Pratama)

Kepala Kepolisian Resor Asahan  AKBP Afdhal Junaidi menjelaskan kasus ini bermula dari perselisihan antara pelaku dan korban. Keduanya sama – sama sedang melatih di kolam renang Sabty Garden, Sabtu (3/8/2024).

Korban AS warga Tanjung Balai sudah lebih dahulu berada di tempat kolam renang bersama anak didiknya. Pelaku kemudian datang dan ingin menyerobot tempat yang sama.

"Terkait tempat kolamlah, keduanya bertengkar dan kemudian pelaku masih tidak terima sambil mengarahkan beberapa kali tendangan kepada korban. Dan tendangan mengenai kemaluan korban," ungkap Afdhal, Selasa (6/8/2024).

2. Pelaku dijerat pasal penganiayaan, terancam 3 tahun penjara

Ilustrasi penganiayaan. (IDN Times/Nathan Manaloe)

Polisi memeriksa tiga saksi dalam kasus ini. Korban juga sudah melakukan visum.

“keterangan saksi mengatakan pelaku melakukan tendangan ke kemaluan korban, " ungkapnya.

Atas kejadian-kejadian tersebut pelaku JS dipersangkakan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama 2 tahun 8 bulan penjara.

3. Korban mengalami pembengkakan pada organ vitalnya

ilustrasi sakit perut (pexels.com/Sora Shimazaki)

Sementara itu AS menyesalkan kejadian itu. Dia pun melaporkan kasusnya ke polisi.

Karena tendangan itu, AS mengalami pembengkakan pada kemaluannya. Dia juga sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Saya saat itu ditendang dan tidak sadarkan diri. Saa kemudian jatuh ke kolam,” kata AS.

Editorial Team

Related Article