Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Misi Hendri Tumbur dan Bobby Kembalikan Kejayaan Kopi Lintong

Misi Hendri Tumbur dan Bobby Kembalikan Kejayaan Kopi Lintong
Bobby Nasution dan Hendri Tumbur saat mengunjungi sentra kopi di Kecamatan Lintong Nihuta, Humbahas, Jumat (8/11/2024) (dok.istimewa)

Medan, IDN Times- Kopi Lintong adalah salah satu biji kopi andalan di Sumatra Utara. Khususnya Kabupaten Humbang Hasundutan. Namun kini popularitas Kopi Lintong perlahan tergerus. 

Hal itu menjadi perhatian calon Bupati Humbang Hasundutan nomor urut 2, Dr Hendri Tumbur Simamora. Ia datang bersama Calon Gubernur Sumatra Utara nomor urut 1, Bobby Nasution mengunjungi pusat pengolahan kopi di Desa Sigumpar, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (8/11/2024). 

 

1. Tantangan petani kopi pasca-panen

Bobby Nasution dan Hendri Tumbur saat mengunjungi sentra kopi di Kecamatan Lintong Nihuta, Humbahas, Jumat (8/11/2024) (dok.istimewa)
Bobby Nasution dan Hendri Tumbur saat mengunjungi sentra kopi di Kecamatan Lintong Nihuta, Humbahas, Jumat (8/11/2024) (dok.istimewa)

Hendri dan Bobby mendengarkan aspirasi dan keluhan petani kopi beberapa waktu belakangan ini.

Bobby Nasution menekankan pentingnya sistem pendukung yang kuat untuk mengembangkan kopi Lintong secara maksimal dari hulu ke hilir dengan supporting sistem.

Hendri Tumbur mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi adalah pasca panen.

"Tantangan utama petani kopi Lintong terletak pada tahap pascapanen. Dengan kehadiran Pak Bobby sebagai bagian dari pemerintahan di Sumut nantinya, kita berharap janji beliau untuk memfasilitasi peralatan yang sangat dibutuhkan dapat terwujud," ujar Hendri.

Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut diharapkan dapat mengembalikan kejayaan kopi Lintong, menjadikannya sebagai ikon kebanggaan daerah.

2. Perlu strategi mengembalikan citra Kopi Lintong

Bobby Nasution dan Hendri Tumbur saat mengunjungi sentra kopi di Kecamatan Lintong Nihuta, Humbahas, Jumat (8/11/2024) (dok.istimewa)
Bobby Nasution dan Hendri Tumbur saat mengunjungi sentra kopi di Kecamatan Lintong Nihuta, Humbahas, Jumat (8/11/2024) (dok.istimewa)

Hendri juga menekankan pentingnya strategi untuk mengembalikan citra kopi Lintong.

Hendri menyadari pentingnya pembangunan sektor pertanian kopi, dan memberikan perhatian lebih dalam hal pengolahan pasca panen dan pemasaran.

Pengenalan kopi Lintong sebagai produk wisata juga bisa menjadi potensi besar untuk menarik wisatawan dan mendongkrak perekonomian lokal.

Menurutnya, pengembalian kopi Lintong bisa dimulai dengan story telling yang mulai dari proses pengolahan hingga pengamanan pasca panen.

"Cerita menarik tentang kopi Lintong bisa menjadi produk wisata yang menggugah, yang tidak hanya melibatkan petani, tetapi juga melibatkan pendidikan, terutama bagi anak sekolah," ungkap Hendri.

Ia juga berharap nantinya kopi Lintong bisa menjadi bagian dari daya tarik pariwisata dengan melibatkan generasi muda dalam proses pembelajaran tentang kopi.

Jika pemerintah bisa membantu menyediakan peralatan pengolahan kopi yang lebih baik, efeknya akan sangat besar bagi masyarakat petani kopi di Humbang Hasundutan.

3. Pembatasan undang-undang ekspor produk kopi olahan menjadi tantangan

Bobby Nasution dan Hendri Tumbur saat mengunjungi sentra kopi di Kecamatan Lintong Nihuta, Humbahas, Jumat (8/11/2024) (dok.istimewa)
Bobby Nasution dan Hendri Tumbur saat mengunjungi sentra kopi di Kecamatan Lintong Nihuta, Humbahas, Jumat (8/11/2024) (dok.istimewa)

Sementara itu, Bitner Hutasoit pengelola kopi di Humbahas menyampaikan adanya pembatasan undang-undang ekspor produk kopi olahan menjadi tantangan.

Beberapa negara tujuan ekspor membatasi jenis produk yang diterima, seperti pembatasan terhadap kopi yang sudah melalui proses roasting (pemanggangan).

"Meskipun ada permintaan untuk produk kopi Lintong, hambatan regulasi ini menjadi kendala bagi petani dan pengusaha lokal," tambahnya.

Salah satu solusi yang disarankan adalah pengolahan kopi dengan peralatan sederhana untuk meningkatkan kualitas produk lokal, seperti pembuatan bubuk kopi atau produk turunannya yang lebih mudah dipasarkan di dalam negeri.

Oleh karena itu, diharapkan pemerintah bisa lebih aktif dalam memfasilitasi petani dan pengusaha kopi agar mereka bisa menghasilkan produk kopi dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Bitner berbagai terobosan untuk mengembangkan kopi Lintong, bahkan tidak hanya di daerah Lintong Nihuta. Hutasoit juga dikenal sebagai pihak yang mengenalkan kopi Lintong ke dunia luar, meskipun dalam beberapa kasus kopi dari berbagai daerah lain seperti Karo, Mandailing, dan Simalungun sering kali dicampur dan dijual dengan merek "kopi Lintong" untuk meningkatkan harga jualnya.

"Kami berharap penuh kepada Hendri Tumbur Simamoraagar mendukung sektor kopi, agar kopi Lintong bisa menjadi produk unggulan yang tidak hanya menambah pendapatan petani, tetapi juga meningkatkan perekonomian daerah," pungkas Bitner.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Setiap Hari Streaming Aksi Asusila, Sepasang Kekasih Diringkus Polisi

14 Mei 2026, 13:38 WIBNews