Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kapal Nelayan Tabrakan di Sibolga, Seorang ABK Meninggal Dunia

Kapal Nelayan Tabrakan di Sibolga, Seorang ABK Meninggal Dunia
Kondisi kapal Nelayan Sinar Mas Jaya (Istimewa/Dok IDNTimes)
Share Article

Sibolga, IDN Times - Satu unit kapal nelayan KM Sinar Mas Jaya (SMJ) Sibolga, Sumatra Utara mengalami tabrakan dengan Wira Glory PT. Wira Jaya Logitama Lines (WJL), Minggu (23/8/2020) malam.

"Semalam kejadian nya sekira jam 20.00 WIB," kata salah seorang warga di lokasi.

Masih kata warga, peristiwa nahas itu diketahui setelah mendapat telepon dari salah satu anak buah kapal nelayan tersebut.

1. 6 orang ABK Kapal Nelayan mengalami luka-luka

Ilustrasi nelayan melaut. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Ilustrasi nelayan melaut. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian tabrakan yang dialami kapal nelayan itu terjadi sekitaran jalur masuk dan keluar kapal (Lampu Merah). "Kapal nelayan mengalami kerusakan di bagian atas dan belakang kapal," kata Iful, salah satu warga.

Dari peristiwa itu, kata dia satu orang ABK kapal bernama Miswar Matondang (42) warga Jalan SM Raja, Kota Sibolga dikabarkan meninggal dunia. 

Sementara enam orang ABK lainnya mengalami luka-luka. "Sudah dibawa ke rumah sakit Metta Medika," katanya.

2. Jumlah ABK kapal nelayan 24 orang

Ilustrasi nelayan (IDN Times/Surya Aditya)
Ilustrasi nelayan (IDN Times/Surya Aditya)

Komandan Kapal Patroli Puyu 5014 Korpol Airud Baharkam Mabes Polri, AKP F.A.P Silalahi menyebut, sebelumnya kapal nelayan Sinar Mas Jaya berangkat dari tangkahan di Jalan KH Ahmad Dahlan.

Kapal nelayan yang dinahkodai oleh Dangol Silalahi itu membawa Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 24 orang.

Sementara, KMP Wira Glory dinakhodai oleh Nok Metulasa (55), warga Desa Manembo-Nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.

"Kecelakaan terjadi di alur  pelayaran pintu I Navigasi perairan laut Sibolga. KMP Wira Glor datang dari arah Pulau Nias sementara kapal nelayan Sinar Mas Jaya datang dari arah Sibolga," jelasnya.

3. Pengakuan ABK, KMP Wira Glory diduga tidak menghidupkan lampu sorot

Ilustrasi kapal (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi kapal (IDN Times/Sukma Shakti)

Salah satu ABK kapal nelayan, Adek Irwansyah (42) saat dikonfirmasi menyatakan hal yang sama. Dia menyebut, kejadian nahas yang mereka alami terjadi di alur pelayaran pintu I Navigasi.

Saat itu, kata dia KMP Wira Glory masuk dengan posisi serong dan condong mendekat ke arah Bui lampu merah.

Menurutnya, KMP Wira Glory seharusnya lebih condong ke arah Bui lampu hijau. "Saat itu posisi kapal yang saya tumpangi sejajar dengan kapal KMP Wira Glory di samping Bui lampu merah," jelasnya.

"Sebelum peristiwa kecelakaan terjadi, KMP Wira Glory tidak menghidupkan lampu sorot serta tidak menghidupkan terompet," tambahnya.

4. Kapal nelayan mengalami kerugian mencapai Rp700 juta

Kondisi kapal Nelayan Sinar Mas Jaya (Istimewa/Dok IDNTimes)
Kondisi kapal Nelayan Sinar Mas Jaya (Istimewa/Dok IDNTimes)

Adek mengaku sangat menyayangkan tindakan dari pihak KMP Wira Jaya tersebut. Menurut dia, meski telah membuka Ram Door di alur I pelayaran, namun upaya pertolongan dari KMP Wira Glory terhadap korban urung dilakukan.

"Setelah kejadian itu, kapal KM Sinar Mas ditarik dengan kapal nelayan KM Sahabat Jaya ke tangkahan di Jalan KH Dahlan," sebutnya.

Akibat kejadian itu, Adek mengaku kondisi kapal nelayan KM. Sinar Mas Jaya mengalami kerusakan berat. Menurutnya, kerusakan itu terjadi pada bagian rumah-rumah dan buritan kapal serta kondisi mesin mati. "Kalau kerugian ada lah diperkirakan sekitar Rp700juta," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More

Desa Hamparan Perak Siap Lawan Stunting dengan Kelengkapan Alat Posyandu

26 Jun 2026, 21:00 WIBNews