Provinsi paling barat Indonesia ini dikatakannya, memiliki lima kelebihan yang dianggap mampu mendukung ketersediaan kebutuhan pertanian dan perkebunan daerah khususnya terkait pangan. Pertama, Aceh dikaruniai wilayah pertanian yang luas, indah, dan subur.
“Tidak Banyak ada tempat dan wilayah yang seperti ini, air, pegunungan, bukit, lahan sawah luas dan indah bahkan matahari. Keindahan ini adalah karunia Allah. Jadi Jangan salah memperlakukan pertiwi ini,” kata Syahrul, dalam keterangan tertulis yang diterima, pada Sabtu (5/3/2022).
Kemudian, kedua, mayoritas masyarakat Aceh banyak menggeluti profesi pertanian. Ketiga, Aceh juga didukung dengan pemerintah yang sangat peduli terhadap pengoptimalan pembangunan dan pengembangan sektor pertanian.
Keempat, untuk mendukung itu diperlukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk memberikan sumbangan nyata demi mendukung perkembangan pertanian, yaitu melalui intervensi keilmuan pertanian yang mumpuni, dengan begitu teknik budidaya tanaman akan menghasilkan produk yang berkualitas.
“Jangan ragu untuk mendatangkan orang pintar untuk memperbaik ilmu pertanian kita akan produktivitas meningkat,” ujarnya.
Lebih lanjut, yang kelima, kata Syahrul, hal tidak kalah penting adalah perdamaian agar semua potensi tersebut bisa berjalan dengan maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Saling menghargai jangan suka bertengkar dan banyak protesnya dari pada bekerja,” tambahnya.