Belum Masa Mudik, Penumpang di Terminal Batoh Naik 100 Persen

Banda Aceh, IDN Times - Aktivitas penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Tipe A Banda Aceh, Batoh, Kota Banda Aceh, Aceh, mengalami kenaikan signifikan. Jumlah keberangkatan penumpang dari terminal tersebut 100 persen lebih dalam dua hari terakhir.
“Kenaikan penumpang mulai terjadi hingga malam ini. Bahkan sejak malam kemarin sudah terlihat, jumlah penumpang secara persentase di atas 80 persen,” kata Kepala Terminal Tipe A Banda Aceh, Amir Hamzah, kepada IDN Times, Sabtu (22/3/2025) malam.
1. Libur lebih cepat pengaruhi pergerakan pemudik

Amir menyampaikan lonjakan penumpang pertama kali mulai terlihat, pada Kamis (20/3/2025). Rata-rata persentase normal penumpang yang berangkat hanya 40 persen atau sekira 300-an orang kini menjadi 500 hingga 700-an orang.
Dugaan penyebab terjadinya lonjakan keberangkatan penumpang lebih awal tersbeut karena sebagian masyarakat mulai memasuki masa libur. Oleh karena itu, banyak yang memilih langsung mudik meski lebaran delapan hari lagi.
Kondisi ini menurut Amir, di satu sisi memberikan manfaat karena dapat mengurai potensi lonjakan pemudik yang lebih besar menjelang lebaran. Prediksi puncak lonjakan pemudik terjadi pada 27 dan 28 Maret 2025.
“Sebelumnya kita prediksi tanggal 27, tapi sejak malam ini mulai ada peningkatan. Ini sebabkan adanya libur lebih cepat,” ujar Amir.
2. Data kedatangan dan keberangkatan penumpang sejak 19 hingga 22 Maret

Adapun data kedatangan dan keberangkatan bus di Terminal Tipe A Banda Aceh mulai 19 sampai 22 Maret 2025, yakni sebagai berikut:
Kedatangan bus pada 19 Maret 2025 ada 23 unit dengan jumlah penumpang 218 orang atau secara persentase yakni 30 persen. Sedangkan keberangkatan ada 23 unit dengan jumlah penumpang 315 orang atau sekira 44 persen.
Lalu kedatangan bus pada 20 Maret 2025 ada 25 unit dengn jumlah penumpang 234 orang atau 30 persen. Sedangkan keberangkatan 25 unit dengan jumlah penumpang 567 orang atau sekira 72 persen.
Selanjutnya kedatangan bus pada 21 Maret 2025 yakni 29 unit dengan jumlah penumpang 197 orang atau sekira 22 persen. Sedangkan keberangkatan ada 29 unit dengan jumlah penumpang 761 orang atau sekira 83 persen.
Terakhir kedatangan bus pada 22 Maret 2025 ada 27 unit dengan jumlah penumpang 207 orang atau 24 persen. Sedangkan keberangkatan ada 27 unit dengan jumlah penumpang 786 orang atau sekira 92 persen.
3. Siapkan 90 unit bus untuk antisipasi lonjakan penumpang

Sementara itu, Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh menyebutkan ada 90 unit bus disiapkan untuk angkutan mudik Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi di Tanah Rencong.
“Ada sekitar 80 sampai 90 unit kendaraan di seluruh Aceh disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Idulfitri 1446 Hijriah,” kata Kepala Seksi (Kasi) Lalu Lintas Jalan Sungai Danau Penyeberangan dan Pengawasan BPTD Kelas II Aceh, Andi Parulian.
Dia menyampaikan puluhan unit bus tersebut disiapkan oleh perusahaan otomotif atau operator angkutan umum yang beroperasi di wilayah Aceh. Bus cadangan itu disiapkan untuk membawa penumpang bila terjadi lonjakan pemudik di Tanah Rencong.
Dia memperkirakan pergerakan pemudik baru terlihat jelas pada Senin, 24 Maret 2025 atau H-8 sebelum lebaran. “Prediksi puncak itu terjadi pada H-5 dan H-6 atau 26 dan 27 Maret 2025,” ujar Andi.
Kasi Lalu Lintas Jalan Sungai Danau Penyeberangan dan Pengawasan BPTD Kelas II Aceh mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak khawatir tak ada angkutan umum untuk mudik. Operator penyedia angkutan akan berupaya mengangkut penumpang saat mudik.


















