8 Fakta Unik Beruang Kungkang, Petarung Harimau yang Pemberani

Dunia fauna yang beragam selalu memiliki cerita unik untuk dibahas, salah satunya beruang kungkang. Beruang kungkang memiliki nama ilmiah Melursus ursinus. Menjadi bagian dari keluarga beruang, nyatanya beruang kungkang memiliki kebiasaan dan perilaku yang berbeda dengan beruang pada umumnya.
Penasaran? Mari simak beberapa fakta unik beruang kungkang dibawah ini.
1. Berbeda dengan beruang pada umumnya, beruang kungkang memakan rayap dan semut

Beruang kungkang merupakan salah satu dari delapan spesies beruang yang ada di dunia. Mereka memisahkan diri dari spesies beruang lain sekitar 4 juta tahun yang lalu. Hal ini menyebabkan mereka memiliki karakteristik unik dan menjadi salah satu beruang paling tidak biasa yang pernah ada.
Beruang kungkang bersifat myrmecophagy, yang artinya mereka berspesialisasi dalam memakan rayap dan semut. Faktanya, sekitar separuh makanan mereka di alam liar terdiri dari rayap dan semut, separuhnya lagi berupa buah-buahan dan biji-bijian, demikian dilansir Wildlife Sos.
2. Beruang kungkang berlindung di pepohonan

Dilansir Smithsonian’s National Zoo and Conservation Biology Institute, beruang kungkang hidup di berbagai hutan kering dan lembab serta di beberapa padang rumput tinggi, tempat bebatuan besar, semak belukar, dan pepohonan menjadi tempat berlindung. Jangkauan mereka meliputi India, Sri Lanka, dan Nepal selatan. Secara historis, beruang kungkang juga pernah dilaporkan di Bangladesh dan Bhutan, namun tidak jelas apakah beruang kungkang masih ada di alam liar di negara-negara tersebut. Mereka saat ini dianggap punah, atau tidak ada lagi, di Bangladesh dan mungkin juga tidak ada di Bhutan.
3. Menggunakan cakar dan gigi taring untuk melawan predator

Jika terancam, mereka akan berdiri dengan dua kaki sambil mengacungkan cakar depannya sebagai senjata. Gigi taringnya yang besar digunakan untuk pertahanan melawan harimau. Predator potensial lainnya termasuk serigala, anjing liar, serigala, macan tutul, dan spesies beruang Asia lainnya, demikian dilansir Smithsonian’s National Zoo and Conservation Biology Institute.
4. Di alam liar, beruang kungkang bertarung dengan harimau

Beruang kungkang berevolusi bersama harimau, dan karena mereka tidak bisa berlari lebih cepat dari harimau dan tidak bisa memanjat pohon cukup cepat untuk melarikan diri dari harimau, mereka berevolusi menjadi perilaku agresif untuk melawan harimau.
Bukti bahwa beruang kungkang mengusir harimau di hutan memang ada, namun tidak ada satupun kasus yang ditemukan di mana beruang kungkang terlihat membunuh seekor harimau, demikian dilansir Ranthambore National Park.
5. Beruang kungkang merupakan hewan nokturnal

Dilansir Wildlife Sos, beruang kungkang adalah spesies beruang yang paling aktif di malam hari dari semua spesies beruang yang masih hidup. Meskipun beruang kungkang dapat aktif kapan saja, siang atau malam, mereka sangat aktif saat fajar, senja, dan kegelapan malam.
Harimau dapat aktif kapan saja, siang atau malam, sehingga tidak membantu menghindari predator yang paling mereka takuti.
6. Memiliki ciri fisik yang unik

Dilansir Nature In Focus, beruang kungkang memiliki berat antara 60 kg hingga 140 kg, tergantung pada jenis kelamin. Beruang jantan lebih berat daripada beruang betina, namun penampilannya serupa. Beruang kungkang juga mempunyai ciri-ciri moncong panjang seperti trenggiling, dan memiliki tanda berbentuk Y, V atau U yang berbeda di dada mereka, yang dapat muncul dalam warna yang berkisar dari putih, kuning hingga coklat.
Namun, penandaan ini tidak ada pada subspesies Sri Lanka. Selain itu, diantara semua spesies dalam keluarga beruang, beruang kungkang memiliki ekor yang paling panjang. Mereka juga dikenal karena cakarnya yang besar dengan cakar tumpul berbentuk sabit.
7. Beruang betina menyiapkan gua atau menggali sarang sebelum melahirkan

Dilansir Nature In Focus, masa berkembang biak beruang kungkang bergantung pada lokasi geografisnya. Di India, mereka biasanya berkembang biak antara akhir musim semi dan awal musim panas.
Masa kehamilan beruang kungkang adalah sekitar 210 hari atau tujuh bulan. Beruang betina menyiapkan gua atau menggali sarang sebelum melahirkan. Mereka juga mempertahankan tempat melahirkannya dan menghabiskan banyak waktunya untuk tidur di area tersebut.
8. Beruang kungkang adalah satu-satunya spesies beruang yang menggendong anak-anaknya di punggung

Anak beruang kungkang terlahir buta dan baru membuka matanya setelah sebulan. Mereka terus tinggal di tempat perlindungan mereka, baik itu sarang maupun gua, selama sekitar dua hingga tiga bulan, dan kemudian mengikuti induknya hingga mereka berusia dua tahun. Di antara semua spesies beruang, beruang kungkang merupakan satu-satunya yang menggendong anak-anaknya di punggung. Rambut panjang pada beruang kungkang dewasa memberikan pegangan yang baik bagi anak beruang kungkang ketika mereka dipegang atau berpegangan pada ibu mereka selama perjalanan, seperti dilansir Nature In Focus.
Itulah beberapa fakta unik terkait beruang kungkang. Mulai dari bertarung dengan harimau, hingga cara unik para induk dalam melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka, semuanya menunjukkan keistimewaan beruang kungkang. Mari turut serta melestarikan keberadaan mereka agar kita terus dapat mengetahui fakta-fakta menarik lainnya dari hewan unik yang satu ini.


















