Banjir karena Sungai Deli Meluap, Warga Medan Maimun Dievakuasi

- Hujan deras sejak sore menyebabkan Sungai Deli meluap hingga 3 meter dan merendam kawasan bantaran sungai, termasuk Kelurahan Aur di Kecamatan Medan Maimun.
- Warga seperti Soni mengalami banjir cepat dengan air masuk ke rumah hingga dua meter, sebagian dievakuasi ke tempat lebih tinggi sambil berharap pemerintah segera tanggap.
- BPBD Kota Medan mengevakuasi warga terdampak di beberapa titik setelah hujan deras juga mengguyur kawasan pegunungan yang memperparah kenaikan debit air Sungai Deli.
Medan, IDN Times - Sejak sore Rabu (1/4/2026) Kota Medan diguyur hujan deras dan menyebabkan beberapa kawasan di sejumlah titik tepatnya bantaran Sungai Deli terendam banjir. Salah satunya di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun.
Salah satu warga Kelurahan Aur, Soni, menceritakan bahwa setiap hujan rumahnya selalu kebanjiran.
"Sudah mau Maghrib tadi banjirnya. Beberapa warga ada yang keluar dan sebagian lagi tetap di dalam rumah karena ada yang bertingkat dua rumahnya,” ucap Soni.
1. Lingkungan tempat tinggalnya memang menjadi langganan banjir

Soni mengatakan, banjir mulai menggenangi lingkungan tempat tinggalnya sekitar pukul 17.30 WIB. Sehingga, beberapa warga yang terdampak juga dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.
Soni juga mengungkapkan lingkungan tempat tinggalnya memang menjadi langganan banjir lantaran lebih rendah dari jalan.
2. Soni berharap Pemerintah cepat tanggap untuk menangani luapan debit air

Kemudian, pergerakan kecepatan air meluap ke rumah warga intensitasnya sangat cepat hingga membanjiri rumah warga sore itu.
Hingga malam hari, debit air terus meninggi, hingga pada tengah malam pukul 00.00 WIB, debit air mencapai kurang lebih 2 sampai dengan 3 meter.
"Di rumah saya saja air udah naik, padahal pintu rumah tertutup dan tingginya sekitar 2 meter," jelasnya.
Selanjutnya, hingga pukul 02.30 WIB 02.30 WIB, air mulai kembali surut. Dia berharap banjir ini tidak kembali datang, merendam rumahnya dan warga sekitar yang ada di bantaran sungai Deli Kota Medan, serta Pemerintah Kota Medan cepat tanggap untuk bisa menangani hal tersebut.
"Melihat kecepatan debit air yang sangat tinggi, dengan suhu cuaca yg dingin, kemungkinan ini merupakan banjir kiriman dari hulu," pungkasnya.
Hingga kini, Soni bersama orangtuanya sedang membersihkan rumahnya dari sisa debit air yang masuk. Sedangkan, istri dan anak dievakuasi ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi tinggal mereka.
3. Kawasan pegunungan juga diguyur hujan deras dan mengakibatkan banjir di beberapa wilayah Kota Medan

Sementara itu, Kepala Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, mengaku pihaknya sudah turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga.
“Sudah kita evakuasi ada di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati. Warga termasuk ada anak-anak, balita, dan orang dewasa yang kita evakuasi ke tempat yang lebih tinggi,” terangnya.
Yunita juga membenarkan bahwa kawasan pegunungan juga diguyur hujan deras dan mengakibatkan banjir di beberapa wilayah Kota Medan.
“Sejak sore, kami sudah memantau lokasi rawan banjir. Tapi karena hujan juga di gunung, debit air semakin tinggi. Sampai pukul 18.00 WIB, air masih ditahan di kanal. Karena air terus bertambah, terpaksa pintu kanal dibuka dan sungai langsung penuh. Kawasan Medan Maimun yang memang posisinya rendah terdampak banjir,” tuturnya.


















