Kapal Terbakar di Laut Belawan, 3 ABK Meninggal dan 5 Dinyatakan Hilang

Medan, IDN Times - Insiden tragis terjadi di perairan Medan Belawan, Kota Medan. Kapal Motor (KM) Sumber Indah III mengalami kebakaran hebat.
Atas insiden ini, ada 3 Anak Buah Kapal (ABK) yang dinyatakan meninggal dunia. Sementara masih ada sejumlah ABK yang masih dinyatakan hilang. Sampai saat ini, pihak terkait tengah melakukan patroli pencarian korban yang hilang.
1. 3 ABK KM Sumber Indah III tewas dalam insiden kebakaran, 5 ABK lain dinyatakan masih hilang

Kadispen Kodaeral 1 Kolonel Laut (S) Wahyu Kurniawan kepada IDN Times membenarkan insiden kebakaran itu. KM Sumber Indah III terbakar saat melintas di perairan timur laut Belawan.
"3 ABK meninggal dunia, 5 lainnya hilang. Sementara 13 ABK berhasil selamat setelah melawan kobaran api di tengah laut," ujar Wahyu, Selasa (7/4/2026) malam.
Kapal milik Kotai dari gudang Pekong itu disebut Wahyu mulanya berangkat melaut sehari sebelum kejadian. Kapal berangkat dengan membawa 21 orang untuk mencari ikan.
"Peristiwa bermula sekitar pukul 02.10 WIB saat seorang ABK mendapati mesin kapal dalam kondisi panas berlebih hingga memerah," lanjutnya.
2. Sumber api diduga berasal dari ledakan mesin, 13 ABK selamat setelah ditolong nelayan lain

Seluruh ABK sontak panik terlebih ketika tiba-tiba terjadi ledakan di mesin. Bukan cuma itu, ledakan kembali disusul dari tabung gas.
"Api membesar dan melahap sebagian kapal. Para ABK berusaha melompat ke air demi menyelamatkan diri," beber Wahyu.
Cukup lama mereka terombang-ambing di laut. Wahyu menjelaskan bahwa sekitar 30 menit kemudian, barulah ada kapal nelayan lain yang berada di sekitar lokasi datang memberikan pertolongan.
"Satu per satu ABK yang terapung di laut berhasil diangkat ke atas kapal penyelamat. Sebanyak 13 orang selamat, meski 2 di antaranya mengalami luka bakar ringan,” jelasnya.
3. TNI AL dan unsur patroli laut lain tengah mencari korban hilang sampai saat ini

Wahyu mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas para ABK yang meninggal. Mereka masing-masing diketahui bernama Iyan, Jahar, dan Buitin.
"Proses evakuasi berlanjut hingga pagi hari, ketika para korban selamat dan jenazah dipindahkan ke KM. Mandiri dan dibawa ke Dermaga TPI Gabion Belawan," ungkap Wahyu.
Terkait 5 ABK yang dinyatakan hilang, pihaknya sampai saat ini terus melakukan pencarian.
"Aparat TNI AL bersama unsur patroli laut turut membantu penanganan serta pencarian korban yang hilang di sekitar alur pelayaran," pungkasnya.

















