Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harimau Muncul di Areal PT PHR, Aumannya Buat Tim BBKSDA Riau Menjauh

Harimau Muncul di Areal PT PHR, Aumannya Buat Tim BBKSDA Riau Menjauh
ilustrasi harimau (pexels.com/Nicky Pe)
Intinya Sih
  • Satu Harimau Sumatra dewasa muncul di area kerja PT Pertamina Hulu Rokan, Bengkalis, dan langsung dilaporkan ke BBKSDA Riau untuk penanganan cepat.
  • Tim BBKSDA Riau yang melakukan pengecekan mendengar auman harimau dan menjauh sekitar 500 meter demi menjaga keselamatan sesuai prosedur mitigasi.
  • Pemantauan dilakukan lewat drone dan pemasangan kamera trap di titik strategis guna memastikan keberadaan serta aktivitas harimau secara visual.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bengkalis, IDN Times - Satu individu Harimau Sumatra muncul di areal kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Duri Field, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, tepatnya di kawasan DSF 125 Tonggak 8. Hal itu mengejutkan karyawan yang sedang melintas dan merekam penampakan 'si Belang' tersebut dengan handphonenya.

Atas hal tersebut, manajemen PT PHR langsung melaporkannya kepada pihak Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau.

"Benar, kami telah menerima laporan tersebut setelah video penampakan (Harimau Sumatra) itu beredar di kalangan internal pekerja di PT PHR," ucap Kepala Bidang Teknis BBKSDA Provinsi Riau Ujang Holisudin, Selasa (7/4/2026).

Usai menerima laporan itu, pihak BBKSDA Provinsi Riau langsung bergerak cepat menindaklanjuti dan menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan mitigasi.

Dalam video yang beredar, salah satu karyawan PT PHR menyebut bahwa harimau tersebut berukuran besar.

"Besar harimaunya gais, Harimau Sumatra ni, besar gais," ucap salah seorang karyawan PT PHR yang merekam penampakan harimau tersebut.

1. Harimau dewasa

20260407_171609.jpg
Penampakan Harimau Sumatra di Areal Kerja PT PHR di Kabupaten Bengkalis (IDN Times/ istimewa)

Dari hasil mitigasi awal yang dilakukan BBKSDA Provinsi Riau, Ujang menyampaikan bahwa Harimau Sumatra tersebut berusia dewasa. 

"Berdasarkan identifikasi dari video yang beredar, bahwa satwa tersebut diestimasikan usia dewasa," Sebut Ujang.

Lebih lanjut, tim BBKSDA Provinsi Riau dilapangan, terus berkoordinasi dengan pihak PT PHR serta melakukan penilaian risiko konflik satwa liar sebagai dasar penetapan langkah mitigasi selanjutnya.

"Tim medis juga diturunkan untuk bergabung bersama tim lapangan (BBKSDA Provinsi Riau) melakukan langkah antisipasi jika terjadi kondisi darurat di lapangan dan disiagakan untuk mendukung keselamatan personel selama proses mitigasi berlangsung," ujar Ujang.

2. Dengar suara auman, tim menjauh 500 meter

Harimau mengaum. (pixabay.com/blende12-201217)
Harimau mengaum. (pixabay.com/blende12-201217)

Dalam pengecekan dilapangan serta identifikasi lanjutan di sekitar lokasi penampakan bersama tim keamanan PT PHR, Ujang menerangkan, tim lapangan BBKSDA Provinsi Riau mendengar suara auman yang begitu jelas.

"Ketika melakukan pengecekan, tim mendengar suara auman harimau di sekitar lokasi awal," terang Ujang.

Demi menghindari potensi konflik dan menjaga keselamatan, tim tersebut kemudian bergerak menjauh sekitar 500 meter dari sumber suara. 

"Langkah ini diambil sebagai bagian dari prosedur mitigasi terhadap satwa liar yang berpotensi berbahaya," kata Ujang.

3. Pantau lokasi menggunakan drone dan pasang kamera trap

ilustrasi kamera trap (commons.wikimedia.org/PJeganathan)
ilustrasi kamera trap (commons.wikimedia.org/PJeganathan)

Pasca mendengar suara auman, tim lapangan BBKSDA Provinsi Riau langsung melakukan pemantauan udara menggunakan drone. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran situasi kawasan secara menyeluruh, termasuk pengambilan titik koordinat sebagai dasar penanganan lanjutan.

"Tim juga memasang kamera trap di sejumlah titik strategis guna memantau aktivitas harimau dan memastikan keberadaannya secara visual," jelas Ujang.

Diketahui, kamera trap adalah alat pengintai otomatis yang dilengkapi sensor gerak dan panas, yang biasanya digunakan untuk memotret atau merekam satwa liar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More